Hari Kedua Lebaran, Jalur Puncak Bogor Lengang

Haryudi, Koran SI · Jum'at 14 Mei 2021 17:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 14 338 2410234 hari-kedua-lebaran-lalu-lintas-di-jalur-puncak-bogor-lengang-FShMJOuj0h.jpeg Jalur Punca

BOGOR – Hari kedua Lebaran atau Idul Fitri 1442 Hijriah, arus lalu lintas di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masih terpantau lengang. Bahkan, pihak Polres Bogor belum sempat memberlakukan sistem satu arah atau one way.

Kasat Lantas Polres Bogor, Iptu Dicky Pranata menuturkan, kendaraan yang melintas dari arah Jakarta menuju Puncak, Kabupaten Bogor maupun sebaliknya, belum banyak melintas di sepanjang Jalur Puncak, Kabupaten Bogor.

"Kendaraan yang melintas dari Simpang Gadog mengarah ke Puncak dari pintu tol juga cenderung masih sepi dan belum alami peningkatan," katanya, Jumat (14/5/2021).

Hingga beberapa hari ke depan, pos penyekatan arus mudik Lebaran masih akan melakukan pemeriksaan. Bagi kendaraan di luar pelat F, sudah ada ketentuan untuk diputar balik.

"Sesuai ketentuan pemerintah, penyekatan arus balik lebaran tetap akan kami lakukan hingga 16 Mei 2021 mendatang. Hal ini dilakukan untuk menekan pergerakan kendaraan dari Jakarta menuju Bogor maupun sebaliknya," ujarnya.

Ia mengimbau pengendara dari luar Bogor, agar para pengendara yang melakukan perjalanan untuk melengkapi dengan surat negatif antigen atau sertifikat vaksin.

Baca Juga : Ledakan Petasan di Kudus Buat 1 Tewas dan 3 Luka-Luka

Sementara, untuk arus balik kendaraan dari arah Puncak ke Bogor diperkirakan akan terjad peningkatani mulai Sabtu (15/5/2021 hingga Minggu (16/5/2021).

“Hari Minggu puncak arus balik, bersamaan berakhirnya libur nasional,” tambahnya.

Kata dia, Polres Bogor tetap memberlakukan penyekatan guna memeriksa setiap kendaraan yang melintas di Pos Penyekatan Gadog.

Kendaraan berplat F yang hanya diperkenankan melintas. Begitu juga dengan wisatawan yang akan ke Puncak, pada saat ini berlaku ber-KTP Bogor.

Sebelumnya, hari pertama Lebaran atau Idul Fitri 1442 Hijriah kemarin, sebanyak 27.000 kendaraan terjaring di 9 pos penyekatan Kabupaten Bogor. Dari jumlah itu, 9.300 kendaraan diputar balik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini