Bamus Betawi: Larangan Ziarah Kubur untuk Kemaslahatan Bersama

Antara, · Sabtu 15 Mei 2021 03:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 15 338 2410342 bamus-betawi-larangan-ziarah-kubur-untuk-kemaslahatan-bersama-9EOtON6ESq.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Majelis Adat Badan Musyawarah (Bamus) Betawi H Nuri Taher mengatakan bahwa larangan ziarah kubur yang diterbitkan Pemprov DKI Jakarta pada 12-16 Mei 2021 untuk kemaslahatan bersama.

Pasalnya, saat ini DKI Jakarta dalam keadaan darurat pandemi Covid-19.

"Memang (ziarah kubur) itu tradisi namun saat ini tradisi dikalahkan oleh keadaan darurat, kita harus hormati," kata H Nuri Taher, Sabtu (15/5/2021).

Menurut dia, kebijakan larangan ziarah kubur saat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah tersebut tidak masalah karena periode aturan tersebut dilaksanakan sementara.

"Tidak masalah (larangan ziarah kubur) dari pada mudaratnya lebih banyak timbul penyakit, kita harus hormati 3M (menjaga jarak, mencuci tangan, menggunakan masker)," ucapnya.

Baca juga: Paksa Masuk ke TPU Tegal Alur, Peziarah Dibubarkan Polisi

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuat Seruan Nomor 5 Tahun 2021 terkait penyelenggaraan Idul Fitri 1442 Hijriah soal panduan Lebaran aman di rumah.

Salah satu isi dalam seruan itu di antaranya ziarah kubur ditiadakan pada 12-16 Mei 2021 dan sesuai kesepakatan kepala daerah se-Jabodetabek.

Larangan ziarah kubur sementara waktu selama periode tersebut bertujuan agar tidak terjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Baca juga: Mulai Senin Mendatang, Anies Baswedan Izinkan Warga Ziarah Kubur

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini