Catat, hanya Warga Kecamatan Megamendung dan Cisarua Ber-KTP Bogor yang Boleh Masuk Jalur Puncak

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 15 Mei 2021 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 15 338 2410440 catat-hanya-warga-kecamatan-megamendung-dan-cisarua-ber-ktp-bogor-yang-boleh-masuk-jalur-puncak-3PvO8uPlYb.jpg Jalur Puncak Bogor tampak lengang.(Foto:Okezone)

BOGOR - Memasuki hari ketiga Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, pemilik KTP (Kartu Tanda Penduduk) Kabupaten Bogor dan Kota Bogor tidak bisa masuk atau melintas jalur Puncak. Aturan tersebut diberlakukan setelah hari sebelumnya, kawasan atau jalur Puncak macet total.

Aparat memperketat penyekatan di simpang Gadog, Megamendung. Yang boleh masuk atau melintas di jalur Puncak hanya warga yang berdomisili di Kecamatan Megamendung dan Kecamatan Cisarua, tentunya memiliki KTP Bogor.

“Hanya KTP domisili Megamendung dan Cisarua saja yang boleh. KTP Kota Bogor dan wilayah lain Kabupaten Bogor tidak boleh masuk puncak,” tutur Danpos Koramil Ciawi, Peltu Edi Rasbani, Sabtu (15/5/2021).

Baca Juga: H-1 Lebaran, Jalur Puncak Bogor Lengang

Edi menjelaskan, aturan itu mulai berlalu pada hari ketiga libur lebaran idul Fitri 1442 Hijriah. “Ini hasil dari evaluasi kemarin. Sekarang lebih ketat,” tukas Edi.

Sementara itu, untuk jumlah kendaraan wisatawan plat B yang diputar balik, Edi mengaku ,mencapai ribuan. “Soalnya, sekarang plat B langsung putar balik,” pungkasnya.

Sebelumnya, hanya warga Kota Bogor dan Kabupaten Bogor yang boleh masuk jalur Puncak. Namun setelah terjadi kemacetan parah, aturan diperketat, hanya warga yang tinggal di Kecamatan Megamendung dan Cisarua saja yang boleh masuk ke Puncak.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini