Usai Mudik, Ratusan Warga Muara Angke Bakal Dites Swab dan Diminta Isolasi Mandiri

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 17 Mei 2021 09:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 17 338 2411000 usai-mudik-ratusan-warga-muara-angke-bakal-dites-swab-dan-diminta-isolasi-mandiri-PlN1pxbBT4.jpg Ilustrasi (Ist)

JAKARTA - Polres Pelabuhan Tanjung Priok bakal meminta kepada ratusan warga Muara Angke, Jakarta Utara yang nekat mudik Lebaran untuk melakukan isolasi mandiri.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana mengungkapkan, isolasi mandiri tersebut sebagai upaya untuk memutus dan mencegah mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).

"Dalam pendataan Polres Pelabuhan Tanjung Priok, jumlah warga Kawasan Muara Angke yang mudik mencapai 300 orang. Kesemuanya akan kami minta untuk isolasi mandiri dan akan diterapkan 3T (testing, tracing, threatment) dalam 1 minggu ini," kata Putu Kholis dalam siaran persnya kepada MNC Portal Indonesia, Jakarta, Senin (17/6/2021).

Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok akan melakukan penguatan 3T sejak 16 Mei 2021 hingga 23 Mei 2021. Dalam mengantisipasi penyebaran virus corona dari warga yang terlanjur mudik, polisi bakal memanfaatkan program PPKM Mikro dan Kampung Tangguh Jaya.

"PPKM Mikro dan Kampung Tangguh Jaya Muara Angke kami manfaatkan sebagai basis deteksi dan juga untuk mempercepat langkah penanganan sedini mungkin agar suspek Covid-19 dapat segera ditangani," ujar Putu Kholis.

Putu Kholis menyebut, dalam menangani pemudik terkait virus corona, pihaknya membuka pelayanan Swab Antigen gratis di Posko dan Mobile. Hal itu akan dilakukan secara pro aktif atau dari pintu ke pintu.

Dari pelaksanaan pengecekan pada Minggu 16 Mei 2021, tiga orang yang disambangi secara langsung dinyatakan negatif Covid-19. Jumlah pemudik yang diswab di posko sebanyak 12 orang dan satu orang dinyatakan reaktif virus corona.

Baca Juga : Kisah Pemudik Sepeda ke Kendal : 3 Hari Perjalanan, Istirahat Tiap 2-3 Jam

"Terhadap pemudik hasil reaktif telah dievakuasi untuk tes PCR di faskes terdekat, serta dilakukan tracing pada kontak erat," ucap Putu Kholis.

Baca Juga : Pemerintah Akui Larangan Mudik Tidak Berhasil 100%, tapi Bukan Berarti Gagal

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini