Sidang Habib Rizieq, Saksi Ahli: Makna Hasutan dan Undangan Berbeda

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Senin 17 Mei 2021 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 17 338 2411323 sidang-habib-rizieq-saksi-ahli-makna-hasutan-dan-undangan-berbeda-6E0iyFCeCS.jpg Habib Rizieq Shihab (Foto: Okezone)

JAKARTA - Saksi ahli yang dihadirkan dalam lanjutan sidang kasus dugaan kerumunan dengan terdakwa Habib Rizieq Shihab dari Universitas Indonesia, Frans Asisi menyatakan kata hasutan dan undangan memiliki perbedaan makna.

Menurutnya, merujuk kamus besar bahasa Indonesia undangan yakni mengundang agar yang diundang datang pada suatu jamuan dan sebagainya. "Undangan mengundang supaya datang mempersilakan hadir," kata Frans di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (17/5/2021).

Selanjutnya, hasutan yakni memiliki konotasi negatif dan dapat membuat seseorang marah. "Antara undangan keagamaan dengan hasutan berbeda," ujarnya.

Baca Juga:  Majelis Hakim Berencana Gelar Sidang Tuntutan Habib Rizieq Hari Ini

Dikatakan Frans, beda hasutan dengan undangan terletak pada unsur adanya pelanggaran untuk menentang aturan.

"Kembali ke istilah menghasut ya, itu kan mengundang bukan menghasut. Lain persoalan kalau menghasut untuk tidak cuci tangan, tidak peduli masalah Covid, tidak usah cuci tangan, tidak usah pakai masker, itu pembodohan untuk kita semua, membuat kita terhalang untuk silaturahmi, misalnya ada mengatakan seperti itu," ungkapnya.

Baca Juga:  Boyong Ahli Bahasa, Habib Rizieq Ingin Perjelas Makna Hasutan di Sidang

Menurut dia, hasutan digunakan condong untuk mendapatkan sesuatu. Jika penghasut dan orang yang dihasut itu tidak sama dengan yang dipikirkan dan tidak terjadi maka tidak masuk dalam hal hasutan.

"Penghasutan karena membuat orang marah dengan terhadap pihak tertentu, misalnya pemerintah, dan melakukan aksi atau sikap sehingga dari hasutan itu diharapkan tujuannya ada suatu sikap. Jadi, antara penghasut dengan yang dihasut ada the meeting of mind," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini