Anies Tegaskan Pemprov DKI Tak Pernah Melarang Orang Masuk Jakarta

Komaruddin Bagja, Sindonews · Selasa 18 Mei 2021 07:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 18 338 2411478 anies-tegaskan-pemprov-dki-tak-pernah-melarang-orang-masuk-jakarta-X2FaTwmjhz.jpg Anies Baswedan. (Foto: IG @aniesbaswedan)

JAKARTA - Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan mengegaskan pihaknya tak pernah melarang orang masuk ke Ibu Kota. Namun yang dilakukan adalah, orang dari luar kota harus dicek kesehatannya demi memastikan bebas dari Covid-19.

Pemprov DKI Jakarta bahkan melakukan dua langkah screening, yaitu di pintu-pintu masuk menuju Jakarta serta di lingkungan masing-masing warga.

“Saya ingin garis bawahi bahwa kebijakan Jakarta tidak pernah melarang orang masuk Jakarta, jadi ini bukan pelarangan, karena Jakarta bagian dari Indonesia, siapa saja penduduk bisa datang ke kota mana saja. Sekarang ini, dalam kondisi pandemi, kita sebelum lebaran sudah menganjurkan tidak bepergian. Pada saat sesudah lebaran, kita akan memberlakukan pengecekan pada mereka yang masuk ke Jakarta,” ujar Anies, Senin (17/5/2021).

Baca juga: Cegah Lonjakan Covid-19 Usai Lebaran, Anies Perpanjang PPKM Mikro hingga 31 Mei 2021

Selain itu, Anies juga menjelaskan dua instruksi khusus dari Presiden Joko Widodo tentang penanganan kepada warga yang baru balik dari kampung halamannya. Pertama melakukan screening di tiap pintu masuk menuju Jakarta dan Jabodetabek.

“Lalu, untuk kendaraan pribadi nanti akan dilakukan screening random bagi mereka yang masuk. Kedua, ketika sudah sampai di tempat tinggal. Nanti kita ada aplikasi khusus yang digunakan oleh para Ketua RT/RW untuk mereka melakukan pelaporan dua kali sehari atas kondisi di wilayahnya,” lanjutnya.

Baca juga: Penanganan Pasca-Mudik Lebaran, Anies Dapat 2 Instruksi dari Jokowi

Harapannya, dengan proses screening ini, mereka yang terdeteksi terpapar Covid-19 dapat langsung diisolasi mandiri, baik di fasilitas kesehatan milik Pemprov DKI Jakarta maupun Wisma Atlet. Sekaligus, bagian dari ikhtiar untuk menekan penyebaran virus Covid-19 dan melindungi mereka yang pada lebaran kemarin taat anjuran Pemerintah untuk tak bepergian dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Ikhtiar kami melakukan screening ini bukan hanya mendeteksi cepat jika ada yang terpapar, juga sebagai ikhtiar untuk melindungi warga Jakarta yang saat lebaran kemarin memilih tidak bepergian, mereka-mereka yang menaati anjuran Pemerintah,” tutup Anies.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini