Share

Pembantu Pukul Majikan Pakai Galon Langsung Ditangkap Polisi

Mohamad Yan Yusuf, MNC Portal · Selasa 18 Mei 2021 14:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 18 338 2411686 pembantu-pukul-majikan-pakai-galon-langsung-ditangkap-polisi-q44ONzASqF.jpg Foto: IG unnie_update

JAKARTA – Neneng Nurhayati (32) harus mempertanggungjawabkan tindak kekerasan yang dilakukannya. Pembantu atau asisten rumah tangga (ART) itu kesal ditegur lantas memukul majikannya yang sudah lanjut usia (lansia) pakai galon.

"Kami berhasil amankan pelaku tak lama setelah pihaknya menerima laporan dari korban," ujar Kapolsek Cengkareng, Kompol Egman saat dikonfirmasi, Selasa (18/5/2021).

Baca juga: Terungkap! Ini Penyebab Pembantu Naik Pitam Pukul Majikan Pakai Galon

Egman mengungkapkan, penyelidikan sementara diketahui, Neneng nekat berbuat kekerasan karena tak terima ditegur. Penganiayaan tersebut terjadi Minggu 16 Mei 2021 sekira pukul 10.00 WIB.

Kala itu, korban bernama Yusni Etty melihat rendaman air di rice cooker di tempat cucian piring. Melihat itu, korban menegur pelaku agar menggunakan air secukupnya dan tak boros karena harga air mahal. Tak terima, pelaku kemudian mengumpat yang dibalas cacian dari sang majikan.

Naik pitam, pelaku menghampiri korban dan kembali memaki sambil mencakar pergelangan tangan kiri dan menendang kaki kiri korban.

Baca juga: Viral! Pembantu Siksa Majikan di Cengkareng, Pukul Korban Pakai Galon

Tak hanya itu, sehari sebelumnya, pelaku juga diketahui memukul korban menggunakan galon air mineral karena tak terima ditegur saat memasak telur. Menurut Egman, si majikan menegur karena di rumah sudah ada opor ayam.

Barulah pada Rabu (18/5/2021), lanjut Egman, korban melaporkan kasus penganiayaan yang berujung penangkapan pelaku. Dari rumah dan tempat kejadian, polisi mengamankan galon air yang digunakan pelaku untuk melakukan penganiayaan.

Pelaku melanggar Pasal 351 KUHP dan terancam pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini