Klaster Covid-19 Tempat Ibadah Bermunculan, Ciracas Lockdown!

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Selasa 18 Mei 2021 17:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 18 338 2411846 klaster-covid-19-tempat-ibadah-bermunculan-ciracas-lockdown-BEEUDLM7AN.jpg Foto:Ist

JAKARTA - Satgas Covid-19 Ciracas, Jakarta Timur memberlakukan lockdown lokal di lingkungan RT 06/03 Kelurahan Ciracas Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Hal ini dilakukan usai ditemukan lima keluarga terindikasi Covid-19. Satgas Covid-19 juga meminta warga sementara waktu tidak melakukan aktivitas di luar rumah.

(Baca juga: Satgas: Ratusan Pemudik Terpapar Covid-19)

Lurah Ciracas Rikia Marwan mengatakan, pemberlakukan lockdown lokal ini bertujuan agar penanganan Covid-19 di lingkungan sekitar dapat cepat teratasi.

"Ini sebagai tindaklanjut penanganan kasus Covid-19 yang ada di Ciracas karena wilayah kami ada kenaikan jumlah kasus dan kembali masuk dalam zona merah," ujar Rikia saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Selasa (18/5/2021).

(Baca juga: Satgas Nemangkawi Benarkan 1 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Brutal di Yahukimo)

Rikia melanjutkan, temuan lima keluarga terindikasi Covid-19 bermula saat satgas kembali menggencarkan rapid tes. Lima keluarga ini terindikasi Covid-19 setelah satu orang melakukan ibadah kemudian menyebar ke warga lainnya.

"Kami mengambil langkah tegas sesuai aturan Kemendagri dan Pergub dan dibantu pihak Polres Jakarta Timur, RT/RW setempat serta tokoh masyarakat untuk mengunci lingkungan," ujarnya.

Lockdown lokal ini, lanjut dia, berlaku hingga 14 hari ke depan. Selama 14 hari itu satgas dibantu pengurus RT/RW setempat memberikan edukasi bagi warga. "Kami meminta warga mematuhi protokol kesehatan yang berlaku hingga masa lockdown lokal berkahir selama 14 hari," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Ciracas Kompol Jupriono menambahkan, pihaknya bekerjasama dengan Polda Metro Jaya siap membantu penerapan lockdown lokal ini dengan cara memperketat pengamanan di lingkungan zona merah.

"Kami dari Polres Jakarta Timur juga akan membantu mendistribusikan kebutuhan bagi warga yang terpapar," tutup Jupriono.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini