Anies Tiba-Tiba Beri Topi Dinasnya ke Ketua RW di Sunter Agung, Kenapa?

Antara, · Rabu 19 Mei 2021 15:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 19 338 2412380 anies-tiba-tiba-beri-topi-dinasnya-ke-ketua-rw-di-sunter-agung-kenapa-534BooyEzX.jpg Anies Baswedan memakaikan topi ke Nurus Shobah. (Foto: Antara)

JAKARTA - Aksi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berkunjung Kelurahan Sunter Agung menarik perhatian. Dia menukar topi dinasnya dengan topi milik Ketua RW 05 di kelurahan tersebut, Nurus Shobah. Apa maksud Anies?

Mantan Mendikbud itu mengatakan, topi itu sebagai kenang-kenangan untuk Nurus Shobah. Anies mengaku salut dengan kinerja Ketua RW 05 Kelurahan Sunter Agung itu dalam mendata dan melakukan pemeriksaan terhadap warganya yang baru pulang dari kampung halaman.

"Pak Nurus Shobah ini Ketua RW bahkan memiliki tambahan poster tersendiri (untuk mengimbau warga yang mudik wajib bebas Covid-19). Di samping yang sudah disiapkan," Anies di Kampung Tangguh Jaya RW 05, Jakarta, Rabu (19/5/2021). 

Baca juga: Anies: 22.910 Pemudik Kembali ke Jakarta dan Sekitarnya, 148 Positif Corona

"Semoga Pak RW sehat terus. Ini kenang-kenangan buat bapak. Terima kasih semuanya," ujar Anies sembari mengangkat topinya dan menyerahkan kepada Nurus Shobah.] 

Anies mengatakan, kedatangannya bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman  ke posko tes cepat (rapid test) antigen RW 05 Kelurahan Sunter Agung itu sebetulnya untuk melakukan inspeksi kinerja pemantauan arus balik di lapis kedua, yaitu komunitas. 

Baca juga: Anies Perpanjang PPKM Mikro, Warganet: Masyarakat Harus Sadar Pentingnya Kedisiplinan

Anies ingin melihat kader Dasawisma bekerja memantau pemudik yang kembali, diminta isolasi, sampai muncul waktu untuk melakukan "rapid test" antigen. 

"Di sinilah tempatnya tadi kami melihat. Alhamdulillah pelaksanaannya amat baik. Koordinasinya berjalan baik, Pak RW 05 ini memimpin dengan tertib, manajemennya rapi. Ini adalah contoh bagaimana kita bekerja bersama dalam sebuah kolaborasi," ucap Anies.

"Polda, Kodam dan Pemprov DKI sampai ke jajaran paling operasional, ada dasa wisma, ada petugas dari Dinas Kesehatan, ada petugas dari Polres, ada dokter dari Polres, ada dari Kodim, ada dari unsur masyarakat yang semuanya bekerja bersama memastikan bahwa kampung ini aman," kata Anies.

Sejauh ini, berdasarkan penuturan Ketua RW 05 kepadanya, Anies mengatakan ada 125 pemudik yang sudah balik ke Jakarta dari total pemudik 481 orang. 

Anies berpesan agar pemantauan terhadap kesehatan pemudik tetap diperhatikan meski belum ada pemudik yang positif berdasarkan hasil tesnya.

"Sejauh ini tidak ada yang positif, tapi pesan saya kepada semua, walaupun hasil antigen negatif, tapi tetap dipantau kondisi kesehatannya. Sehingga bila ada gejala bisa langsung ditangani dan tidak menular ke yang lain," kata Anies.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini