Putrinya Diperkosa Anak Anggota DPRD, Sang Bapak Bersumpah Sambil Tunjuk Bendera Merah Putih

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Rabu 19 Mei 2021 20:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 19 338 2412588 putrinya-diperkosa-anak-anggota-dprd-sang-bapak-bersumpah-sambil-tunjuk-bendera-merah-putih-1N5mQqA3eo.jpeg Orangtua PU, D saat menunjuk bendera merah putih. (Foto: Surjaya)

BEKASI – D (42) tak kuasa menahan amarahnya saat mendatangi Kantor Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota di Jalan Veteran, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Rabu (19/5/2021) sore. Sambil menunjuk bendera merah putih, dia menuntut agar AT (21) yang memerkosa anaknya, PU (15), segera ditangkap. 

Mengenakan baju batik dan jaket biru, D datang untuk memenuhi panggilan dari penyidik kepolisian terkait kasus yang menimpa anaknya tersebut. Selain itu, D juga mempertanyakan sejauh mana proses penyidikan yang dilakukan oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal. 

D menuntut keadilan atas kasus yang dialami anaknya lantaran tersangka berinisial AT (21) yang anggota DPRD Kota Bekasi itu kini tak diketahui rimbanya.

Baca juga: Anak Anggota DPRD Bekasi Ditetapkan Tersangka Pemerkosaan

”Saya minta bantuan dan dukungan moril untuk penegakan hukum dari rekan-rekan media dan khalayak ramai. Saya coba, kita buktikan hukum itu ada,” kata D kepada wartawan.

”Ikon pembuktian hukum di Kota Bekasi memang seperti tiang bendera ini, tegak berdiri. Kita buktikan, bahwa di Kota Bekasi hukum tetap berdiri tegak,” lanjutnya.

D menilai lambatnya penanganan yang dilakukan menyebabkan posisi AT kabur dan mangkir dari panggilan penyidik kepolisian yang mengangani kasus ini. 

Dia pun menduga ada intervensi atas kasus yang dialaminya lantaran AT merupakan anak seorang anggota dewan.

Baca juga: Tak Puas Mencuri, Pelaku Berusaha Perkosa Korbannya

”Saya katakan betul, dan memang sudah ada pemanggilan dari orang tua korban sebagai anggota DPRD Kota Bekasi. Saya dari awal laporan sudah memberikan informasi ada indikasi melarikan diri, dan saat ini terbukti,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, dia berharap agar petugas kepolisian segera mencari dan menangkap AT yang telah menyetubuhi, memukul, menyekap dan menjual anaknya kepada beberapa laki-laki hidung belang secara online.

”Saya menuntut tugas dari kepolisian agar menjalankan tugasnya secara independen tanpa di bawah tekanan dan netral membuktikan di mata hukum,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota resmi menetapkan AT (21) sebagai tersangka kasus dugaan pemerkosaan terhadap PU (15). Tersangka AT merupakan anak dari anggota DPRD Kota Bekasi yang saat ini keberadaanya menghilang dan masuk dalam pencarian petugas kepolisian.

”AT kami tetapkan tersangka sejak 6 Mei 2021, hal itu berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan oleh penyidik,” kata Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kombes Pol Aloysius Supryadi, Rabu (19/5). Menurut dia, pelaku saat ini masih dalam pencarian oleh Satuan Reskrim Polres Metro Bekasi Kota. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini