Alasan Habib Rizieq Menetap di Makkah: Hindari Pertumpahan Darah Usai Pilkada DKI

Tim Okezone, Okezone · Kamis 20 Mei 2021 12:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 20 338 2412845 alasan-habib-rizieq-menetap-di-makkah-hindari-pertumpahan-darah-usai-pilkada-dki-U5d8jWyvLM.jpg Habib Rizieq. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Terdakwa kasus kekarantinaan kesehatan, Habib Rizieq Shihab (HRS) mengatakan, alasan dirinya dan keluarga pindah ke Kota Makkah adalah demi menghindari konflik horizontal usai Pilkada DKI 2017. Saat itu, Anies Baswedan-Sandiaga Uno mengalahkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot.

Habib Rizieq mengatakan, saat itu eskalasi politik semakin memanas dan masyarakat di akar rumput semakin terbelah, sehingga dikhawatirkan terjadi bentrok antar pendukung.

Baca juga: Habib Rizieq Pakai Atribut Palestina saat Sidang, Ditegur Hakim dan Diminta Copot

“Karena itulah saya dan Keluarga memilih jalan untuk sementara waktu hijrah ke Kota Suci Mekkah," ujar Habib Rizieq dalam sidang pembacaan pleidoi di PN Jaktim, Kamis (20/5/2021).

Bahkan, Habib Rizieq mengklaim kondisi masyarakat saat itu kian terbelah hingga berpotensi terjadi kerusuhan dan pertumpahan darah. Dia dan keluarganya pun lantas mengambil visa izin tinggal selama setahun di Makkah.

Baca juga: Benarkah RS UMMI Siarkan Berita Bohong soal Kondisi Habib Rizieq? Ini Kata Ahli Pidana

Izin selama setahun itu diambil, kata Habib Rizieq, dengan perkiraan kondisi masyarakat kembali kondusi setelahnya. Namun menurutnya, kondisi Indonesia masih belum aman setelah dia setahun berada di Makkah. Teror dan intimidasi terhadap rekan-rekannya terus terjadi.

Bahkan Habib Rizieq meyebut terjadi upaya percobaan pembunuhan terhadap Saksi Ahli IT yang membelanya, dengan ditusuk-tusuk di jalan tol di hadapan istrinya.

“Belum lagi terjadi sabotase dalam Acara Reuni 212 pada tahun 2019 dengan peledakan BOM PIPA di lokasi Acara di Monas," ucap Habib Rizieq.

Habib Rizieq juga menuding ada ‘operasi intelijen hitam’ yang menyebar fitnah ke Pemerintah Arab Saudi terkait dirinya. Dia mengaku sering diteror saat berada di Kota Makkah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini