Polisi Akan Periksa 2 Pejabat Telkomsel Terkait Dugaan Korupsi Anggaran

Dimas Choirul, MNC Media · Senin 24 Mei 2021 20:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 24 338 2414887 polisi-akan-periksa-2-pejabat-telkomsel-terkait-dugaan-korupsi-anggaran-gfbwebHAY2.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (Foto: okezone)

JAKARTA - Penyidik Subdit V Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya akan memeriksa dua pejabat tinggi PT Telkomsel pada Kamis, 27 Mei 2021. Mereka Direktur Utama PT Telkomsel, Setyanto Hantoro dan Direksi PT Telkomsel, Edi Witjara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, dua pejabat Telkomsel akan dimintai keterangan terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi.

"Rencana memang hari Kamis (27 Mei 2021), yang terlapor akan kita undang untuk klarifikasi ke krimsus Polda Metro Jaya," katanya kepada wartawan, Senin (24/5/2021).

Baca Juga:  Sakit, Mantan Direktur Keuangan Jasindo Tak Ditahan KPK

Yusri mengatakan, dugaan tindak pidana korupsi anggaran itu diketahui tidak sesuai penerapannya sehingga berpotensi mengakibatkan kerugian negara.

"Tindak pidana korupsi dalam penggunaan anggaran Rp300 miliar," katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Setyanto dipanggil sesuai surat Nomor: B/4381/V/RES.3.3/2021/Ditreskrimsus dan Edi Witjara sesuai surat Nomor: B/4382/V/RES.3.3/2021/Ditreskrimsus tertanggal 21 Mei 2021. Dalam surat tersebut, kedua saksi diminta untuk menemui penyidik pada Kamis, 27 Mei 2021 sekira jam 10.00 WIB.

Dari surat pemanggilan klarifikasi tersebut, penyidik sedang melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait pengajuan proposal program sinergi new sales broadband Telkomsel diduga tidak sesuai penerapannya sehingga berpotensi mengakibatkan kerugian negara, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 Ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2021.

Baca Juga:  Ketua DPD: Prilaku Koruptif Hambat Pembangunan Daerah

Penyelidikan kasus ini sesuai Surat Perintah Penyelidikan Nomor: Sp.Lidik/1576/V/RES.3.3/2021/Ditreskrimsus, tanggal 6 Mei 2021. Sementara, penyelidikan kasus ini sebagai tindak lanjut dari laporan informasi Nomor: LI/107/V/RES.3.3/2021/Ditreskrimsus, tanggal 6 Mei 2021.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini