Bobol Apotek, Kawanan Pencuri Gasak Obat-Obatan Paten

Hambali, Okezone · Senin 24 Mei 2021 20:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 24 338 2414892 bobol-apotek-kawanan-pencuri-gasak-obat-obatan-paten-ufKItVX75F.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

TANGSEL - Apotek Kimia Farma di daerah Parigi, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) dibobol pencuri. Anehnya, pelaku yang diduga berjumlah lebih dari 1 orang itu mengincar obat-obatan paten dari jenis tertentu ketimbang dari barang berharga lainnya.

Salah satu pegawai klinik berinisial DA menuturkan, pencurian baru diketahui pagi tadi Senin (24/5/2021) sekira pukul 08.00 WIB. Saat pintu dibuka, dia dan pegawai apotek yang memang berada satu gedung itu mendapati kondisi beberapa etalase dan obat-obatan dalam kondisi berantakan.

"Kalau tadi pagi saya datang jam 8 sama orang apotek kondisinya berantakan," kata DA.

Baca Juga:  Minta THR Sambil Bawa Pedang, Duo Preman Kampung Ditangkap

Pelaku yang diduga berjumlah lebih dari 1 orang itu menguras etalase yang berisi obat dan vitamin merek tertentu. Sedangkan uang yang dicuri jumlahnya tak seberapa dibandingkan nilai obat-obatan yang digondol pelaku.

"Cuma obat-obatan doang. Sama uang juga, tapi belum tahu pasti jumlahnya" ucap dia.

DA menyebut, pencurian kali ini merupakan kejadian kedua kali. Sebelumnya, pencuri melakukan hal yang sama dengan menguras obat-obatan merek tertentu dari dalam apotek.

"Ini udah 2 kali," pungkasnya.

Baca Juga:  Rumah Mewah di Tanjung Duren Disatroni Rampok

Diduga para pelaku membobol apotek dengan cara menaiki bagian atap. Hal itu bisa dinilai dengan tidak ditemukannya kerusakan pada bagian kunci pintu masuk. Pada sisi dinding luar apotek, ditemukan sebuah tangga kayu yang diduga digunakan pelaku guna mencapai bagian atap.

Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren, Iptu Rony Setiawan, mengatakan, pihaknya sudah mendatangi apotek tempat terjadinya pencurian. Namun begitu, korban belum membuat laporan karena masih menghitung secara detil nilai kerugian.

"Kita sudah datang ke lokasi, tapi memang dari pihak korban belum buat laporan sampai saat ini karena menunggu hasil pengecekan nilai kerugian. Itu dulu ya," ungkapnya dihubungi terpisah.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini