Begal Motor di Tugu Tani Ditangkap, Pelaku Sudah 4 Kali Beraksi

Komaruddin Bagja, Sindonews · Selasa 25 Mei 2021 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 25 338 2415209 begal-motor-di-tugu-tani-ditangkap-pelaku-sudah-4-kali-beraksi-ZhBNB3Pdy4.jpg Polres Metro Jakpus rilis kasus begal motor di Tugu Tani. (Foto : MNC Portal/Komaruddin Bagja)

JAKARTA - Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Metro Menteng menangkap dua pelaku begal motor NMax di Tugu Tani, Menteng, Jakarta. Begal menyasar pengemudi ojek online (onjol) itu terjadi pada Jumat, 7 Mei 2021 sekira pukul 02.50 WIB.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyanto menjelaskan, kedua pelaku M Alias T dan ASY alias S membawa senjata tajam untuk menakuti korban saat beraksi.

"Modus operandi jadi mereka sengaja merampas sepeda motor dengan cara kekerasan dengan menggunakan celurit," kata Setyo di Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (25/5/2021).

Ia menjelaskan, saat sebelum kejadian, korban Wahyu Tarmizi bekerja sebagai ojol setelah mengantar istirnya dia kembali ke arah Tugu Tani.

"Sempat berhenti di lampu merah tiba-tiba didatangi sepeda motor. Mungkin dikira pengendara lainnya, namun seketika itu diacungi celurit dipaksa menyerahkan sepeda motor itu. Jadi karena sifatnya kaget, takut dia akhirnya menyerahkan," ucapnya.

Baca Juga : Hanya Beberapa Detik, Begini Aksi Begal Sasar Ojol di Tugu Tani

Setyo mengungkapkan, korban setelah kejadian tidak langsung melapor kepada polisi. Akhirnya pihaknya pro aktif mencari identitas korban untuk mengusut kasus yang viral di medsos itu.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, pelaku sudah tiga kali beraksi. Aksi keempatnya di Tugu Tani kebetulan menjadi viral.

"Dua pelaku yang bersangkutan mengaku empat kali modusnya mobile. TKP-nya luas Bekasi, Jakut, Jaktim, satu di Jakpus. Di sini kita ketahui bahwa kedua pelaku menggunakan senjata tajam. Akhirnya korban menyerahkan barangnya," ujar Arsya.

"Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan pasal 365 ayat 2 KUHP ancaman 12 tahun penjara," sambung Arsya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini