Share

Polisi Tangkap 3 Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Jakbar

Dimas Choirul, MNC Media · Selasa 25 Mei 2021 14:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 25 338 2415253 polisi-tangkap-3-pencuri-spesialis-rumah-kosong-di-jakbar-Yv4SToXWIP.jpg Polres Jakbar menangkap tiga pelaku pencurian rumah kosong (Foto: Dimas Choirul)

JAKARTA - Tiga tersangka kasus tindak pidana pencurian sejumlah rumah kosong (Rumsong) ditangkap polisi. Dalam menjalankan aksinya, para pelaku tak segan untuk melakukan kekerasan terhadap korbannya.

Kasat Reksrim Polres Metro Jakbar Kompol Joko Dwi Harsono mengatakan, ada 4 laporan polisi terkonfirmasi mengenai tempat kejadian perkara (TKP) tersebut. "2 di antaranya di wilayah hukum Polsek Kalideres, 1 di Polsek Cengkareng, kemudian 1 di Polsek Tanjung Duren," ucap saat konferensi pers di kantornya, Selasa (25/5/2021).

Baca Juga:  Bobol Apotek, Kawanan Pencuri Gasak Obat-Obatan Paten

Adapun tiga tersangka yakni J (60), T (50) dan MK (50). Sementara itu, Joko mengatakan, satu orang lainnya yang berinisal BG masih dalam pencarian polisi atau masuk daftar pencarian orang (DPO).

"Kemudian dua di antara tiga tersangka ini merupakan residivis kasus yang sama," terangnya.

Joko mengatakan, para tersangka melakukan modus pencurian dengan mencari target atau sasaran rumah terlebih dahulu. Di mana, para pelaku tersebut memastikan bahwa rumah tersebut ditinggal oleh pemiliknya.

"Mereka juga menyiapkan alat linggis untuk mengancam bila ada penghuni rumah," kata dia.

Kepada polisi, pelaku mengaku mendapat keuntungan sekitar Rp500 juta dari empat TKP tersebut. Polisi masih menyelidiki penadah barang-barang curian para pelaku itu.

"Kalau penadahnya kita masih selidiki, kita masih kejar. Kalau memang ada penadahnya, pasti si penadahnya ini yang nanti mencairkan," pungkasnya.

Baca Juga:  Minta THR Sambil Bawa Pedang, Duo Preman Kampung Ditangkap

Dalam kasus ini, polisi turut menyita barang bukti berupa 1 linggis, 2 obeng, 3 stik pendek, 2 sepeda motor, 4 pasang sepatu, 3 jaket, 3 helm, 4 pasang sarung tangan, dan 3 masker. Adapun para tersangka akan dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Sebelumnya diberitakan, komplotan maling tersebut masuk ke rumah ketika penghuninya sedang pergi. Dalam rekaman CCTV tampak pelaku berjumlah dua orang memakai helm, terlihat leluasa melancarkan aksinya.

Dalam rekaman CCTV yang viral itu para pelaku tampak sibuk mondar mandir. Keduanya terdengar berkomunikasi dengan bahasa Jawa.

Aksi kedua pelaku ini terekam CCTV yang ada di beberapa titik. Dari rekaman CCTV di dalam kamar, terlihat kedua pelaku mencoba membongkar sebuah brankas.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini