Share

Banyak PNS DKI Mundur, Ariza: Sesuatu yang Biasa Saja!

Komaruddin Bagja, Sindonews · Kamis 27 Mei 2021 23:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 27 338 2416475 banyak-pns-dki-mundur-ariza-sesuatu-yang-biasa-saja-NBYRIUoevT.jpg Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sejumlah pegawai negeri sipil (PNS ) Pemprov DKI Jakarta mengundurkan diri. Bahkan, yang terbaru Kepala Badan Pengelola Aset Daerah DKI Pujiono juga mengundurkan diri. 

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) tak ada yang spesial dari mundurnya beberapa PNS Pemprov DKI beberapa waktu belakangan. Lagi pula, setiap orang memiliki hak masing-masing.

"Ya sudah menjadi aturan dan ketentuan orang itu yang tidak menjabat lagi itu ada beberapa penyebab. Di antaranya meninggal dunia, karena sakit tidak mampu lagi, ada masalah hukum berketentuan hukum tetap, dan lain-lain termasuk yang mengundurkan diri. Saya kira itu sesuatu yang biasa saja. Orang kan punya hak masing-masing," kata Ariza kepada wartawan, Kamis (27/5/2021).

Baca Juga:  Guru Sebar Hoaks Palestina, Ariza: Jangan Urusi yang Bukan Wilayahnya!

Saat ditanya, apakah dari Pemprov DKI akan melakukan evaluasi, politisi Partai Gerindra itu tidak menanggapi. Sebab, menurutnya, mundurnya seseorang dalam jabatan adalah hal yang lumrah.

Ia pun meminta agar tidak dibesar-besarkan isu tersebut. "Yang namanya orang mundur biasa di mana-mana. Gak usah diperdebatkan orang itu mundur itu haknya. Bahkan, kalau kita ingin belajar dari negara-negara maju di dunia orang itu ada sesuatu yang kurang pas ya secara gentle mundur. Itu budaya yang baik," tuturnya.

Sekadar informasi, setidaknya ada 239 pejabat di lingkungan Pemprov DKI yang tidak mau ikut dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau eselon II. Ini terungkap setelah Anies mengumpulkan mereka dalam forum apel di lapangan Balai Kota, Senin 10 Mei 2021.

Baca Juga:  Pemprov DKI Siapkan Pompa dan Tanggul Antisipasi Banjir Rob Akibat Bulan Purnama

Di sisi lain, terdapat 20-an jabatan yang diisi pelaksana tugas (Plt) ataupun masih kosong, yakni Asisten Kesejahteraan Rakyat, Kepala BPBD, Kepala BPD, Kepala BPSDM, Kepala DKPKP, Kepala DLH, Kepala Disparekraf, Kepala Disperindag KUKM, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Karp Pembangunan dan Lingkungan Hidup, Karo Pemerintahan, serta Waka BPD.

Selanjutnya Waka Dinkes, Waka Disdik, Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Sekretaris Kota Jaktim, Sekretaris Kota Jakut, Kepala BPAD, Kepala Dukcapil, Kepala BPPJ, Kepala BP BUMD, Sekretaris Dewan, serta Wali Kota Jaksel.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini