Kelabui Polisi, Tembakau Sintetis Jaringan Bogor Diedarkan Dalam Kemasan Snack

Ari Sandita Murti, Sindonews · Senin 31 Mei 2021 13:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 31 338 2417933 kelabui-polisi-tembakau-sintetis-jaringan-bogor-diedarkan-dalam-kemasan-snack-uTxRG9BfWZ.jpg Polres Jaksel saat jumpa pers soal tembakau sintetis (foto: MNC Portal)

JAKARTA - Polisi menciduk sembilan pelaku peredaran tembakau sintetis sebanyak 185 kg lebih di kawasan Bogor. Guna mengelabuhi polisi, barang haram itu dijual para pelaku dengan kemasan snack melalui media sosial.

"Uniknya, tembakau sintetis yang kami ungkap dari kawasan Bogor itu dikemas seperti snack dan kemasan kue, yang mana itu untuk mengelabuhi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus pada wartawan, Senin (31/5/2021).

Baca juga:  Bos Kartel Tembakau Sintetis Rekrut Anak Muda untuk Jalankan Bisnisnya

Menurutnya, tembakau sintetis itu lantas dipasarkan melalui media sosial oleh otak jaringan tersebut yang masih berstatus DPO. Melalui media sosial itu, pelaku juga mencantumkan tabel harga sesuai paketnya, yang mana satu paket kecil berisi 10 gram seharga Rp800 ribu dan ada pula peket besar berisi 100 gram perpaketnya seharga Rp5,5 juta.

"Jadi, di pesannya melalui medsos juga, lalu ada yang mengatur bagaimana mengambil barangnya, mengirim barangnya, dan menagih uang hasilnya itu, baik melalui transfer maupun melalui cash," tuturnya.

Baca juga: Bongkar Home Industri di Bogor, Total 185 Kg Tembakau Sintetis Diamankan

Dia menambahkan, peredaran tembakau sintetis itu dilakukan secara sistematis, antara pemesan, kurir, penjual dan produksi, serta pengendali market dan pengendali produksi tak saling bertemu, hanya berkomunikasi via medsos saja.

Adapun sistem komunikasinya menggunakan semacam kode-kode tersendiri saat ada satu-dua orang kurir, produsen, atau penjual yang hendak bertemu otak pengendalinya itu.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini