Share

Sejumlah Warga Positif Corona, Satu Kampung di Bekasi Lockdown

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Senin 31 Mei 2021 16:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 31 338 2418019 sejumlah-warga-positif-corona-satu-kampung-di-bekasi-lockdown-PUAVLNyBTJ.jpg Kampung Pasir Randu Asem RT 11/6, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi di-lockdown imbas sejumlah warga positif Covid-19. (Foto : MNC Portal/Abdullah Surjaya)

BEKASI - Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi terpaksa memberlakukan "lockdown" terhadap Kampung Pasir Randu Asem, RT 11/6, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Akses ke kampung itu ditutup lantaran saat pemeriksaan tes swab antigen, sejumlah warga didapati positif virus corona (Covid-19).

"Total ada sembilan warga di sana yang terpapar Covid-19. Untuk sementara Kampung Pasir Randu Asem kita 'Lockdown' karena berada masuk zona merah dan tingkat penyebaranya sangat mengkhawatirkan," kata Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Kombes Hendra Gunawan, Senin (31/5).

Menurut dia, klaster perumahan itu terungkap setelah petugas melakukan tes swab terhadap para pemudik yang kembali ke wilayah Serang Baru. Dari situ, petugas melakukan tes swab dan menemukan satu keluarga positif Covid-19. "Ketua RT 11 Asdi (45), bersama istri dan anaknya positif Covid-19," ucapnya.

Setelah itu, satu keluarga tersebut langsung melakukan isolasi mandiri di rumah karena masuk kategori orang tanpa gejala (OTG). Karena Ketua RT setempat yang terpapar, kata dia, kemudian petugas melakukan tes swab antigen terhadap ratusan warga di wilayah tersebut.

Baca Juga : 11 Warga dalam Satu RT Positif Corona, Ganjar: Lockdown!

Hasilnya, petugas menemukan lima orang warga juga positif Covid-19 dan membawa lima warga tersebut ke Hotel Citra IN Jabebaka untuk melakukan isolasi mandiri. Hotel tersebut memang dipergunakan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk mengisolasi warga maupun pemudik yang terpapar Covid-19.

Kapolres Metro Bekasi ini menjelaskan, setelah munculnya kluster perumahan ini, pihaknya memutuskan petugas gabungan melakukan lockdown mikro pada gang rumah Ketua RT setempat, sejak Sabtu (29/5) malam. Karena warga terpapar bertambah, terpaksa di-lockdown untuk menghindari penularan.

Selain dilakukan lockdown diwilayah tersebut, juga didirikan posko tes swab antigen secara massal. Tak jauh dari kediaman ketua RT tersebut.

Baca Juga : Gagal Terbang karena Dites Positif Corona, Balasan Penumpang Ini Bikin Geger

"Kami dengan cepat langsung mendirikan posko tes sweb antigen secara gratis, untuk di lakukan kepada seluruh warga yang berada di sini agar tidak meluas," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini