Tuntutan 6 Tahun Penjara Habib Rizieq Dinilai Tak Sepadan, Hukuman Percobaan Wakil Ketua DPRD Tegal Jadi Rujukan

Erfan Maaruf, iNews · Jum'at 04 Juni 2021 11:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 04 338 2420005 tuntutan-6-tahun-penjara-habib-rizieq-dinilai-tak-sepadan-hukuman-percobaan-wakil-ketua-dprd-tegal-jadi-rujukan-FDLkhCJXhc.jpg Habib Rizieq Shihab.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut 6 tahun penjara Habib Rizieq Shihab dalam kasus perkara RS Ummi Bogor.

Tuntutan yang diajukan JPU dinilai tidak sepadan dengan kesungguhan penegak hukum dalam penanganan pandemi Covid-19.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Trisno Raharjo menyebut, ukuran tuntutan yang diajukan kepada Habib Rizieq tidak sepadan dengan penanganan Covid-19 oleh petugas.

"Ukuran lama tidaknya sanksi menjadi tolak ukur penagak hukum dalam melihat kesungguhan dalam menangani pelanggaran terhadap protokol kesehatan," kata Trisno kepada MNC Portal, Jumat (4/6/2021).

Dia menilai, hukuman yang diberikan Habib Rizieq tidak sepadan dengan pelanggaran protokol kesehatan. Pasalnya di Tegal, Jawa Tengah, Wakil Ketua DPRD Tegal hanya dihukum percobaan.

Baca Juga: Laporan Bima Arya Berujung Tuntutan 6 Tahun Penjara untuk Habib Rizieq

"Kasus yang telah terjadi di Tegal dan hukumannya hanya percobaan menjadi rujukan yang seharusnya menempatkan para penegak hukum berpikir kembali terkait pelanggaran protokol karena lebih banyak yang tidak dikenakan sanksi pidana," jelasnya.

Dia menilai, tuntutan kepada Habib Rizieq Shihab akan lebih adil jika dengan tuntutan denda. Sebab hal itu dianggap sepadan dengan keseriusan penegak hukum dalam menerapkan pelanggaran kesehatan.

"Akan lebih baik bila sanksi denda diterapkan kepada pelanggaran yang ada," pungkasnya.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini