Nadiem Minta Belajar Tatap Muka pada Juli, Ini Tanggapan Pemprov DKI

Dominique Hilvy Febiani, MNC Media · Jum'at 04 Juni 2021 23:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 04 338 2420455 nadiem-minta-belajar-tatap-muka-pada-juli-ini-tanggapan-pemprov-dki-SO4WzzcCJk.jpg Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memberikan tanggapan, mengenai permintaan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim untuk melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada Juli.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya menghormati permintaan Menteri Nadiem yang telah membuat regulasi mengenai pembelajaran tatap muka.

"Kami menghormati pak Nadiem, pak menteri yang telah membuat regulasi kemungkinan sekolah-sekolah dibuka," kata Ariza, Jumat (4/6/2021).

Baca juga:  Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Kapan Vaksinasi Covid-19 untuk Anak-Anak?

Adapun ia mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan lembaga-lembaga yang berwenang untuk mempuat keputusan mengenai pembelajaran tatap muka yang akan dilaksanakan bulan Juli nanti.

"Tentu kami sebelum membuka akan melakukan evaluasi, rapat-rapat dengan Forkopimda, epidemiolog, satgas pusat, semua pihak terkait apakah sudah dimungkinkan bulan Juli ke depan dimungkinkan tatap muka. Kita akan lihat," sambungnya.

Baca juga:  Sekolah Tatap Mulai Dimulai Juli, Satgas Pantau Perkembangan Pandemi Covid-19

Riza mengatakan, pihaknya dan lembaga terkait akan melakukan penelitian dan pengkajian yang komprehensif untuk memastikan semua berjalan sesuai harapan.

"Tentu, kita tidak ingin mengambil kebijakan yang salah. Sekalipun dimungkinkan tatap muka kita akan melakukan pengecekan, penelitian yang lebih komprehensif, yang lebih mendalam, lebih teliti, dan memperhatikan dampak yang mungkin terjadi," ucap Riza.

Ia menyatakan, bahwa berbagai tahapan sudah berjalan sebagaimana mestinya.

"Dan kita juga sudah melakukan uji coba, asesmen sebelumnya dan alhamdulillah berhasil. Nanti kita akan lihat apakah dimungkinkan uji coba terbatas ditingkatkan jumlahnya atau nanti uji coba tatap muka belum menjadi keputusan. Kita lihat perkembanganya," ujar Riza.

Riza mengatakan, pihaknya mengapresiasi keinginan Menteri Nadiem, namun tetap harus melakukan pengkajian mendalam.

"Ya memang pemerintah pusat berkeinginan. Kami menghargai keinginan pak menteri. Namun demikian, Pemprov harus melakukan penelitian pengkajian. Sekalipun dimungkinkan regulasinya, kita harus lihat fakta data," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini