Share

PT KAI Langsung Sanksi Admin @CommurLine yang Ngegas Tanggapi Pelecehan Seksual di KRL

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 05 Juni 2021 19:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 05 338 2420760 pt-kai-langsung-sanksi-admin-commurline-yang-ngegas-tanggapi-pelecehan-seksual-di-krl-A8hnvryDWm.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - PT KAI Commuter langsung menindaklanjuti laporan yang viral di media sosial terkait dengan "ulah" admin Twitterya dalam merespon laporan pelecehan seksual.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba menjelaskan dalam keterangan tertulisnya, menyatakan bahwa sanksi pencabutan akses media sosial langsung diberlakukan kepada oknum tersebut.

"KAI Commuter kemudian mendapat laporan lanjutan dari rekan korban melalui Twitter yang menyatakan keluhan dari korban atas penanganan kejadian tersebut. KAI Commuter juga hendak memohon maaf atas kesalahan respons melalui akun Twitter resmi @commuterline yang membalas cuitan rekan korban," jelas Anne.

"Atas kesalahan tersebut, KAI Commuter langsung mencabut akses operator akun yang menulis balasan tersebut. Selanjutnya akan ada proses lebih lanjut dan sanksi kepada yang bersangkutan," kata Anne Purba.

KAI Commuter telah menghubungi lebih lanjut dan menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna KRL yang mengalami pelecehan di KRL KA 1452 tujuan Cikarang pada Jumat (4/6/2021) pukul 19.00 WIB. Kejadian tersebut sudah dilaporkan dan ditangani petugas di Stasiun Jatinegara segera usai kejadian.

Baca Juga: Viral Wanita Mengaku Dilecehkan di KRL, Malah Dibalas Ngegas Admin @CommuterLine

Sebelumnya, seorang wanita, mengaku dilecehkan di Kereta Rel Listrik (KRL) dan menyampaikannya di media sosial. Alih-alih mendapat solusi, tweet dari wanita itu langsung dibalas dengan "ngegas" oleh admin @CommuterLine.

Cerita itu pun disampaikan akun @twinklettlestar yang mengaku sebagai teman korban. Ia mengunggah balasan admin medsos PT KCI yang terkesan tak ramah.

Menurutnya, cuitan itu sudah dihapus. Namun, ia berhasil menyimpan gambar dari percakapan itu. Inti dari percakapan di Twitter, admin PT KCI meminta korban lapor polisi, namun terkesan tak memiliki sopan santun.

"BTW kejadiannya dialami sama temen mba kan?? Bukan sama mba nya?? Kenapa gak langsung lapor polisi aja mbanya? Dan kalau lapor polisi si mba nya pun harus ada bukti," ucap admin @CommuterLine.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini