Polisi Akan Periksa Roy Suryo Terkait Pelaporan "BuzzeRp"

Ari Sandita Murti, Sindonews · Senin 07 Juni 2021 11:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 07 338 2421233 polisi-akan-periksa-roy-suryo-terkait-pelaporan-buzzerp-0uieljXC66.jpg Roy Suryo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Polisi akan memeriksa mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo terkait laporannya terhadap BuzzeRp bernama Eka Kuntadhi dan Masdjo Prey. Di mana, Roy melaporkan keduanya karena dianggap melakukan pencemaran nama baik dan fitnah.

"Iya rencananya pemeriksaan pertama hari ini, nanti ada transkrip dari bahasa mereka, url, dan dokumen elektronik tang sudah diubah akunnya, baru ada saksi tambahan," ujar pengacara Roy, Pitra Romadoni pada wartawan, Senin (7/6/2021).

Baca Juga:  Polisi Periksa Berkas Laporan Roy Suryo Terhadap Dua 'BuzzeRp'

Menurutnya, dalam pemeriksaan ini, pihaknya membawa bukti dokumen dan saksi bila diperlukan. Namun, dia tak menjelaskan secara rinci terkait hal itu sebelum dilakukannya pemeriksaan hingga selesai nanti.

Dia menerangkan, sejauh ini, dari dua buzzeRp yang dilaporkan, Masdjo Prey sudah berkomunikasi dengan pihaknya dan meminta maaf atas per postingannya tersebut. Prey menyebutkan, postingannya itu hanyalah sebuah candaan belaka.

"Namun, permasalahan ini bukan hanya candaan, ini satu tindakan penghinaan telah mencemarkan nama Roy Suryo. Saya kira kalau seumpama ada permintaan dari beliau itu bagus, tapi saya selaku penasehat hukum akan kita lihat dahulu bagaimana teknis dan juknis surat edaran Kapolri tentang mediasi itu," tuturnya.

Baca Juga:  Dipolisikan Roy Suryo, Youtuber Eko Kunthadi: Bercanda, Tak Ada Niat Cemarkan Nama Baik

Dia menambahkan, bila bertanya pada kliennya terkait kemungkinan mediasi lantaran Masdjo Prey sudah meminta maaf, peluang mediasi itu jauh dari pemikiran Roy. Selain itu, harus dilihat pula alakah dalam surat edaran Kapolri tentang penyelesaian kasus ITE bisa dilakukan melalui mediasi ataukah tidak.

"Iya lewat jalur hukum (maunya Roy Suryo), tapi tetap Pak Roy Suryo menyerahkan ke kepolisian," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini