Situs PPDB Error, Disdik DKI Curhat

Komaruddin Bagja, Sindonews · Selasa 08 Juni 2021 05:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 08 338 2421670 situs-ppdb-error-disdik-dki-curhat-I2qc1KHnlL.jpg Ilustrasi (Foto : Sindo)

JAKARTA- Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja membeberkan, untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI 2021/2022, pihaknya telah melakukan persiapan yang maksimal.

Karena urusan teknis di bidang Informatika, pihaknya telah menambahkan bandwidth yang lebih besar dibanding tahun lalu.

Diketahui, Disdik DKI Jakarta hentikan pengajuan akun dalam sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) daring 2021. Waktu pendaftaran akan diperpanjang sampai dengan 10 Juni 2021 pukul 14.00 WIB lantaran terjadi sejumlah malasah.

"Sekadar informasi saja, saya juga setiap tahun miris pak, tadi malam itu saya kami cek secara sistem pak, sekadar informasi saja bandwith yang kita gunakan 8 giga pak, pick upnya 8 giga, naik 2 giga dari tahun lalu," ujar Taga, Senin 7 Juni 2021.

"Itu cukup luar biasa 8 giga itu. Jumlah servernya 65, CPU 373, 815 gigabite, total hardisknya hampir seratus, 9 ribu 30 gigabite hardisk, backup ada 2 di Singapura dan Indonesia. Artinya luar biasa persiapannya teknisnya pak," urainya.

Ia juga menegaskan, sekali lagi perlambatan ini bukan sebuah kesengajaan.

"Kita berbulan-bulan persiapan ini, enggak main-main. Mudah-mudahan masyarkat paham bahwa kondisi ini bukan kesengajaan, apalagi ada sarkasme, sebut ini bohong, enggak ada seperti itu," tuturnya.

Baca Juga : PPDB Error, Pemprov DKI Akui Ada Masalah dan Minta Maaf

"Kita enggak ada untung apa, maaf yah saya ini eselon, tetapi saya mengabdikan diri sebagai pelayan. Saya selalu melayani, dan saya sedih kalau ada masalah seperti itu, karena kita sudah pontang-panting," kata Taga.

Ia pun meminta wali murid bersabar dalam mendaftarkan putra-putrinya.

"Supaya bapak ibu tahu, kami tidak pernah pualng jam 9 ke bawah, tetapi jam 10, jam 11 malam. Artinya apa?Kita sudah bekerja maksimal, tetapi kalau ada masalah begini, kita cari solusiya bersama," ujar Taga.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini