Usai Acara Nikahan, 24 Warga di Bekasi Positif Covid-19

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Selasa 08 Juni 2021 09:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 08 338 2421732 usai-acara-nikahan-24-warga-di-bekasi-positif-covid-19-gKOHG54CY7.jpg Sebanyak 24 warga Perumahan Villa Mutiara Gading 1, Tarumajaya, Bekasi, positif Covid-19 usai acara pernikahan. (Foto : Sindo/Abdullah Surjaya)

BEKASI – Sebanyak puluhan warga di Perumahan Villa Mutiara Gading 1 Desa Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) usai gelaran acaran pernikahan di wilayah tersebut. Sebagian warga yang terpapar dibawa ke Hotel Ibis Cikarang dan sisanya menjalani isolasi mandiri.

Pengurus RW 018 Perumahan Villa Mutiara Gading 1 menerapkan kebijakan mikro lockdown.

"Kebijakan mikro lockdown diterapkan setelah didapat 24 warga terpapar virus corona. Mereka terpapar usai digelarnya kegiatan resepsi pernikahan,” kata Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan, Selasa (8/6/2021).

Kebijakan mikro lockdown yang diterapkan di Perumahan Villa Mutiara Gading 1 setelah ada temuan empat warga positif corona berasal dari acara keluarga atau resepsi pernikahan. Atas hal itu langsung dilakukan swab massal terhadap 120 warga. Hasilnya ditemukan 20 orang terkonfirmasi positif corona.

"Sehingga total 24 positif, maka pengurus perumahan bersama Satgas Covid-19 Kecamatan Tarumajaya melakukan mikro lockdown,” ucapnya.

Menurut dia, mikro lockdown itu berupa pembatasan-pembatasan kegiatan masyarakat. Seperti kegiatan keagamaan, sosial, budaya, seni ataupun kegiatan-kegiatan yang menyebabkan ada kerumunan lebih dari lima orang.

Pembatasan ini juga tidak hanya diberlakukan di RT 03 RW 018 Perum Villa Mutiara Gading 1. Namun, pembatasan dterapkan di seluruh RT di lokasi tersebut. Bahkan, akses masuk warga luar ke perumahan juga dibatasi.

Baca Juga : Positivity Rate dan Angka Kematian Covid-19 Jadi Acuan Pembelajaran Tatap Muka

"24 warga telah di evakuasi melakukan isolasi terpusat Hotel Ibis Cikarang,” ucapnya.

Ada juga warga yang positif isolasi mandiri di rumah. Semua kebutuhan mereka akan dipenuhi oleh pengurus serta Satgas Covid-19 Kecamatan Tarumajaya. Pihaknya juga akan terus melakukan upaya pendeteksian serta pengetesan Covid-19 terhadap warga-warga lainnya.

"Kita masih terus akan melaksanakan swab antigen dan PCR sebagai upaya tracing,” tuturnya.

Saat ini, kata dia, Satgas Covid -19 terus menelusuri wilayah dengan angka kasus Covid-19 tertinggi untuk dilakukan vaksinasi massal di desa atau kecamatan yang angka kasus Covid-19 tinggi.Saat ini terdapat lima wilayah kecamatan yang menjadi langganan dengan angka kasus Covid-19 diatas 20 hingga 60 kasus lebih.

Dari data terakhir Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, lima wilayah kecamatan kasus aktif tertinggi ialah Kecamatan Tambun Selatan dengan 90 kasus, Babelan 34 kasus, Cikarang Utara 24 kasus, Cibitung 21, dan Tambun Utara 18 kasus. Angka kasus Covid di lima besar ini rata 20-60 kasus lebih.

Baca Juga : 5 Fakta TNI-Polri Turun Tangan Berantas Covid-19 di Kudus

Seperti di Kecamatan Cibitung ini Desa Wanajaya angka Covidnya tinggi. Masyarakat tetap diminta disiplin menjalankan protokol kesehatan 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayah dengan Kawasan industry terbesar ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini