Micro Lockdown Diterapkan di Sejumlah Wilayah, DPRD DKI Minta Pengawasan Prokes Diperketat

Komaruddin Bagja, Sindonews · Selasa 08 Juni 2021 11:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 08 338 2421790 micro-lockdown-diterapkan-di-sejumlah-wilayah-dprd-dki-minta-pengawasan-prokes-diperketat-JAMocJ4uS4.jpg Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik. (Foto : Dok Okezone)

JAKARTA - Pascamudik dan arus balik Lebaran, terpantau angka virus corona (Covid-19) di DKI Jakarta meningkat. Hal itu dapat dilihat sejumlah micro lockdown yang diterapkan di beberapa wilayah yang warganya terpapar Covid-19.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik meminta pengawasan protokol kesehatan lebih diperketat.

"Saya kira iya harus lebih ketat. Harusnya dari awal. Tapi harus ada kesadaran. Nah ini. Sekarang enggak mesti diperintah secara ketat lockdown itu, ada kesadaran lingkungan. Di Ciracas misalnya," kata Taufik kepada wartawan, Selasa (8/6/2021).

Ia juga mengaku telah berbincang dengan lurah maupun Wali Kota Jakarta Timur tentang proses micro lockdown dan isolasi mandiri warga Ciracas.

"Saya kebetulan lurahnya ketemu saya. Dia cerita kesadaran masyarakat untuk melockdown diri ketika lebih dari belasan orang satu RT itu kena ya sudah melockdown diri dia. Kemudian saya terima kasih juga kepada walkot Jaktim dan camatnya yang mensupport lockdown lokal itu. Jadi disiapin kebutuhannya," tuturnya.

Baca Juga : Kasus Covid-19 Meningkat, Pegawai Dishub Jatim Diminta Tidak Bepergian ke Madura

Salah satu meningkatnya kasus Covid-19 di Jakarta karena warga kesadaran masyarakat menurun akibat banyak yang sudah mendapatkan vaksin.

"Ketika masa libur selalu ada penambahan. Kemudian ketika orang sudah mengatakan ini sudah divaksin kemudian ada rasa kelonggaran. Ini yang saya kira mestinya harus diawasi terus," ujarnya.

Baca Juga : 2.751 Pasien Covid-19 Dirawat di Wisma Atlet

"Kebutuhan tahunan kali ya, silaturahmi segala macam. Tapi yang penting pengawasannya. Cuma bedanya yang sebelum ini sama yang sekarang ada kesadaran tingkat lokal. Ada kesadaran diri sendiri. Kalau dulu lockdwon itu atas perintah, Kalau sekarang engga dia kesadaran lingkungan melokdon diri dan itu dibuktikan di beberapa RT di kelurahan di Jaktim," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini