Ini Alasan Jaksa Tuntut Penyebar Video Mesum Gisel 1 Tahun Penjara

Tim Okezone, Okezone · Selasa 08 Juni 2021 14:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 08 338 2421896 jaksa-tuntut-penyebar-video-mesum-gisel-1-tahun-penjara-PznUh4dVhb.jpg foto: ist

JAKARTA - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan beberapa lalu menggelar sidang penyebar video mesum artis Gisella Anastasia, dengan terdakwa Muhammad Nurfajar dan Priyo Pambudi. Agenda persidangan pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

(Baca juga: PN Jaksel Kembali Gelar Sidang Penyebar Video Mesum Gisel)

Dalam sidang tersebut, jaksa menuntut dua terdakwa penyebar video syur Gisel dan Nobu dengan pidana penjara 1 tahun, terkait kasus penyebaran video berkonten asusila.

"Menyatakan terdakwa Priyo Pambudi tersebut telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak, mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan," ujar jaksa dilansir dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (8/6/2021).

(Baca juga: Razia Narkoba di Rutan Salemba, Petugas Temukan Benda Mengejutkan)

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Priyo Pambudi dan Muhammad Nurfajar dengan pidana penjara selama 1 tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan dan membayar denda sebesar Rp 50.000.000, apabila tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama subsider selama 3 bulan kurungan," ungkapnya.

Sedangkan hal yang memberatkan karena perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat. Dan hal yang meringankan adalah para terdakwa merupakan tulang punggung keluarga.

Kedua terdakwa dituntut melanggar Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Untuk diketahui, tuntutan tersebut ternyata telah dibacakan pada 25 Mei 2021. Berdasarkan SIPP PN Jaksel, hari ini (8/6) diagendakan pleidoi terdakwa.

Sebelumnya, pengacara salah satu terdakwa dugaan kasus penyebar video mesum Gisel Anastasia dan Michael Yukinobu Defretes menyebutkan, kedua terdakwa dituntut satu tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Maka itu, pihak terdakwa pun mengajukan nota pembelaan terkait tuntutan tersebut.

"Untuk tuntutan sudah pada sidang sebelumnya, dituntut satu tahun penjara untuk dua terdakwa. Hari ini sidang nota pembelaan (dari terdakwa)," ujar pengacara terdakwa MN, Andreas Nahot Silitonga saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa 8 Juni 2021.

Menurutnya, pada dakwaan Jaksa sebelumnya, ada dua alternatif pasal yang dikenakan pada kliennya, MN dan terdakwa PP, yakni tentang undang-undang pornografi dan undang-undang ITE. Adapun Jaksa lantas menuntut kedua terdakwa menggunakan undang-undang ITE.

"Artinya undang-undang pornografi itu tak terbukti sehingga Jaksa menuntut dengan alternatif kedua, undang-undang ITE. Kami setuju kalau undang-undang ITE itu tak terbukti," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini