Bentrok Ormas Depan Mapolres Metro Bekasi Kota, 26 Orang Jadi Tersangka

Rahmat Hidayat, iNews · Rabu 09 Juni 2021 16:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 09 338 2422559 bentrok-ormas-depan-mapolres-metro-bekasi-kota-26-orang-jadi-tersangka-dh9zL5j8XK.jpg TKP bentrok ormas. (Foto: Rachmat Hidayat)

BEKASI - Pasca-bentrok ormas di depan Kantor Mapolres Metro Bekasi Kota, pada Rabu (9/6/2021) dini hari. Suasana di depan kantor polisi tersebut sudah kondunsif dan berangsur normal.

Meski begitu, sejumlah kendaraan roda dua milik ormas Gempa masih dibiarkan tertinggal di jalan. Sementara gerobak pedagang yang rusak kini sudah dibersihkan.

Hingga kini pihak kepolisian Polres Metro Bekasi Kota sudah menahan 26 tersangka dari ormas Gempa dan sejumlah barang bukti senjata tajam. Sedangkan lima orang korban luka kini masih dalam perawatan di RSUD Kota Bekasi.

Baca juga: Gunakan Gas Air Mata, Polisi Bubarkan Massa Ormas yang Bertahan di Mapolres Bekasi

Selain mengamankan para tersangka, polisi juga mengamamankan sejumlah senjata tajam yang digunakan oleh para anggota ormas yang terlibat bentrokan. Sebagaimana diketahui, bentrokan terjadi antara orang Pemuda Batak Bersatu (PBB) dan Gempa akibat kesalahpahaman utang piutang. 

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, kondisi sudah kondusif pasca-bentrokan.

"26 anggota ormas jadi tersangka,” ujar Erna.

Baca juga: 2 Ormas Bentrok di Mapolres Bekasi, Ini Penjelasan Polisi

Erna menambahkan, pemicu bentrokan adalah masalah penagihan utang sebesar Rp3,5 juta yang dilakukan oleh ormas PBB terhadap LK yang merasa keberatan sehingga mengadu ke ormas Gempa.

“Penyebab bentrokan masih didalami, dengan meminta keterangan dari kedua kubu,” tambah Erna.

Sedangkan untuk dua puluh enam anggota ormas gempa yang ditetapkan sebagai tersangka kini sudah ditahan. Petugas juga menghimbau kepada kedua ormas yang terlibat bentrok agar saling menahan diri. 

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini