Kasus Covid-19 Melonjak, Tempat Isolasi di Kabupaten Bekasi Penuh

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Kamis 10 Juni 2021 12:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 10 338 2422955 kasus-covid-19-melonjak-tempat-isolasi-di-kabupaten-bekasi-penuh-ItE6LIbHlw.jpg Ilustrasi (Dok Okezone)

BEKASI - Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi menyatakan hotel yang menjadi tempat isolasi terpusat pasien orang tanpa gejala (OTG) penuh. Hal itu dikarenakan adanya peningkatan kasus Covid-19 usai libur Lebaran 2021. Hal itu ditambah dengan meledaknya klaster perumahan di wilayah tersebut.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah mengatakan, tingkat okupansi atau keterisian lokasi isolasi terpusat di hotel isolasi Covid-19 sudah berjumlah 170. Tingkat keterisian tersebut masuk kategori penuh.

"Kita akan segera menambah satu lokasi hotel sebagai tempat isolasi terpusat. Untuk mengantisipasi ledakan kasus Covid-19,” katanya, Kamis (10/6/2021).

Saat ini, kata dia, pihaknya telah memerintahkan seluruh rumah sakit swasta rujukan pasien Covid-19 menambah kamar isolasi. Lonjakan kasus Covid-19 terjadi usai libur Lebaran 2021.

"Kita sudah menyadari, mengantisipasi dari awal karena karakteristiknya setiap liburan itu kan kasus suka meningkat,” ucapnya.

Antisipasi itu dengan meningkatkan upaya tracing, testing dam menambah kapasitas kamar isolasi terpusat di hotel maupun rumah sakit agar yang terpapar sudah bisa langsung ditangani.

Berdasarkan data Covid-19 Kabupaten Bekasi hingga kemarin, terjadi penambahan 128 kasus baru Covid-19 sehingga total pasien positif corona sebanyak 27.183 orang. Untuk penambahan pasien sembuh sebanyak 94 orang sehingga total pasien sembuh 26267 orang. Angka meninggal ada penambahan dua sehingga total menjadi 287.

Baca Juga : Hotel di Jakarta Sudah Tak Lagi Terima Pasien OTG Covid-19 untuk Isolasi

Sementara 217 orang dirawat di rumah sakit dan 412 isolasi mandiri, sehingga total kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Bekasi sebanyak 629 orang. Untuk itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi ini meminta masyarakat untuk tetap mengetatkan protokol Kesehatan dan tidak berkerumun agar terhindar dari wabah virus corona.

Baca Juga : 400 Pasien Masuk UGD dalam Semalam di RSDC Wisma Atlet, Capai Rekor Tertinggi

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini