Bacakan Pledoi, Habib Rizieq Ungkap Peristiwa yang Tak Disangka hingga Singgung Bima Arya

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Kamis 10 Juni 2021 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 10 338 2423071 bacakan-pledoi-habib-rizieq-ungkap-peristiwa-yang-tak-disangka-hingga-singgung-bima-arya-DYeJQhngyh.jpg Habib Rizieq Shihab (Foto: Okezone)

JAKARTA - Habib Rizieq Shihab (HRS) membacakan pledoinya dalam sidang perkara swab test di RS UMMI Bogor. Dia pun kembali menyinggung laporan Wali Kota Bogor Bima Arya yang membuatnya dikriminalisasi.

Habib Rizieq menyampaikan bahwa kesaksian Bima Arya merupakan bohong. Bahkan, mantan Imam Besar FPI itu menyebut Bima Arya licik.

Habib Rizieq menyampaikan sejumlah poin kebohongan dan kelicikan Bima Arya saat menjadi saksi fakta Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan.

Pertama, dia mengatakan bahwa saat menjalani perawatan pada tanggal 26 dan 27 November 2020 lalu Bima Arya bersama Kapolres, dan Dandim Kota Bogor datang ke RS UMMI Bogor.

"Mereka disambut baik oleh RS UMMI dan dipertemukan dengan keluarga Habib Rizieq Shihab, lalu musyawarah sepakat untuk selesaikan masalah secara kekeluargaan," kata Rizieq membacakan pleidoi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021).

Baca juga: Dituntut 6 Tahun Penjara, Habib Rizieq Bandingkan dengan Tuntutan Djoko Tjandra

Kedatangan Bima Arya yakni untuk memastikan kondisi Habib Rizieq yang dikabarkan terpapar Covid-19 dan untuk mencegah timbulnya kerumunan warga di RS UMMI Bogor.

Setelah itu, lanjut dia, Satgas Covid-19 Kota Bogor meminta pihak RS UMMI selaku RS rujukan menangani pasien Covid-19 melaporkan kondisi Habib Rizieq dan meminta agar dilakukan swab test PCR.

Baca juga: Habib Rizieq Anggap Tuntutan 6 Tahun Penjara Sadis dan Tak Bermoral

Kemudian, Bima Arya yang sewaktu awal bertemu menyatakan akan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan malah meminta Kasatpol PP Kota Bogor Agustian Syah membuat laporan polisi.

"Dan di dalam sidang Bima Arya mengaku bahwa ia lebih mengedepankan penyelesaian hukum dari pada penyelesaian kekeluargaan, sehingga bertolak belakang dengan kesepakatan musyawarah yang ingin penyelesaian kekeluargaan," ujarnya.

Habib Rizieq menuding Bima Arya berbuat licik karena sebelumnya Wali Kota Bogor itu pernah menyatakan akan mencabut laporan polisi terhadap manajemen RS UMMI Bogor. Pernyataan itu, kata dia, disampaikan kepada para tokoh agama di kota hujan.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini