Kasus Covid-19 Naik Signifikan, Pemprov DKI Imbau Warga Tetap Waspada

Jonathan Nalom, MNC Media · Kamis 10 Juni 2021 20:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 10 338 2423211 kasus-covid-19-naik-signifikan-pemprov-dki-imbau-warga-tetap-waspada-ouur6C3Zu0.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghimbau secara tegas kepada para warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus covid-19. Hal ini lantaran telah ditemukan kenaikan kasus positif covid yang signifikan dalam tracing yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta.

"Untuk itu, kami mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan, jangan melonggarkan protokol kesehatan, karena penularan masih terus terjadi," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia dikutip dari siaran pers PPID DKI Jakarta, Kamis (10/6/2021)

Baca juga:  Klaster Hajatan di Blora, Warga Terpapar Covid-19 Bertambah Jadi 53 Orang

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, terdapat 2.096 kasus positif baru yang ditemukan di DKI Jakarta pada tanggal 10 Juni 2021 yang berdomisili di Ibu Kota. Sebanyak 51% atau 1.070 jumlah kasus positif merupakan temuan Puskesmas dalam melakukan tracing di wilayah Rumah Tangga (RT) saat PPKM Mikro, sementara sisanya merupakan temuan di fasilitas kesehatan.

"Kami terus memastikan 3T, tapi kita bisa lihat di sini bahwa kenaikan kasus memang terjadi pascalibur lebaran. Dari identifikasi klaster mudik hingga 10 Juni, terdapat 2.008 kasus positif dari 988 keluarga," lanjutnya

Baca juga:  Panglima TNI ke Warga Kediri: Ingat, Usai Divaksin Bukan Berarti Kebal Virus Covid-19

Adapun distribusi 2.096 kasus positif tersebut, yaitu Kepulauan Seribu 2 kasus, Jakarta Barat 422 kasus, Jakarta Pusat 331 kasus, Jakarta Selatan 499 kasus, Jakarta Timur 637 kasus, dan Jakarta Utara 205 kasus.

Dwi juga memaparkan 36% atau kasus positif merupakan mereka yang terpapar tanpa gejala (OTG). Sementara 64% atau sebanyak kasus merupakan orang yang bergejala. Sementara diantaranya terdapat 232 orang yang menjalani perawatan di rumah sakit.

Menurutnya, penambahan kasus tersebar secara rata di 43 Kecamatan di Jakarta. Sementara 5 Kecamatan penyumbang kasus positif terbanyak yaitu, Cengkareng, Cipayung, Jagakarsa,Duren Sawit dan Kebon Jeruk.

"Jika dilihat penambahan kasusnya merata, terjadi di 43 Kecamatan di DKI Jakarta, kecuali Kepulauan Seribu Utara. 5 Kecamatan penyumbang kasus terbanyak adalah Cengkareng 109 kasus, Cipayung 80 kasus, Jagakarsa 80 kasus, Duren Sawit 71 kasus, dan Kebon Jeruk 68 kasus," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini