Pasien yang Dirujuk ke RSDC Wisma Atlet Melonjak, Paling Banyak dari Cipayung

Carlos Roy Fajarta, · Jum'at 11 Juni 2021 08:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 11 338 2423430 pasien-yang-dirujuk-ke-rsdc-wisma-atlet-melonjak-paling-banyak-dari-cipayung-HKnoE0fpJp.jpg Pasien Covid-19 dirujuk ke RSDC Wisma Atlet. (Foto : Ist)

JAKARTA - Sebanyak 55 pasien positif virus corona (Covid-19) yang berasal dari Puskesmas Cipayung dirawat di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat pada Jumat (11/6/2021).

Komandan Lapangan sekaligus Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran Letkol Laut (K) M Arifin, mengatakan pihaknya kembali menerima pasien Covid-19 dari sejumlah Zona Merah Covid-19 di DKI Jakarta.

"Ada peningkatan pengiriman pasien Covid-19 merata dari seluruh Puskesmas di Jakarta. Namun yang paling banyak dari Cipayung," ujar Arifin, Jumat (11/6/2021) pagi ketika dikonfirmasi MNC Portal Indonesia.

"Selain dari Cipayung, kita juga banyak menerima pasien positif Covid-19 dari Puskesmas Jagakarsa, Puskesmas Kembangan, Puskesmas Setiabudi, dan Puskesmas Tanjung Priok," ucap Arifin.

Bahkan akibat lonjakan pasien Covid-19 di berbagai wilayah di DKI Jakarta beberapa waktu terakhir muncul antrian ambulance mengantarkan pasien Covid-19 ke RSDC-19 Wisma Atlet Kemayoran.

Dari sejumlah video yang diberikan oleh pihak pengelola RSDC-19 Wisma Atlet Kemayoran tampak antrean ambulans dan Bus Sekolah berwarna kuning dikawal pengemudi sepeda motor meninggalkan Puskesmas Cipayung untuk menuju RSDC-19 Wisma Atlet Kemayoran.

Tak hanya orang dewasa, tapi dalam pasien Covid-19 yang diangkut menggunakan bus kuning sekolah juga ada sejumlah anak kecil dan balita.

Baca Juga : Kasus Covid-19 Naik Siginifikan, Pemprov DKI Masifkan 3T

Sesampainya di RSDC-19 Wisma Atlet Kemayoran mereka diperiksa terlebih dahulu dalam sebuah ruangan untuk kemudian dirawat sesuai kondisi klinis masing-masing. Para petugas sopir ambulans dan bus sekolah serta tenaga medis tampak mengenakan baju hazmat lengkap dengan Alat Pelindung Diri (APD) penunjang.

"Kondisi kemarin sangat crowded UGD kita. Masyarakat harus waspada ini lampu kuning," ujar Arifin.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini