Usai 24 Preman Tanjung Priok Digaruk Polisi, Kini Bajing Loncat Muncul

Mohamad Yan Yusuf, MNC Portal · Jum'at 11 Juni 2021 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 11 338 2423548 usai-24-preman-tanjung-priok-digaruk-polisi-kini-bajing-loncat-muncul-W9s33SEMj8.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Tepat sehari setelah Polres Metro Jakarta Utara menggaruk 24 preman di Pelabuhan Tanjung Priok, kini kembali muncul bajing lompat yang meresahkan para sopir.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menelepon Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo untuk membersihkan preman setelah mendapat laporan dari para sopir kontainer di sekitaran Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Aksi bajing loncat langsung viral di media sosial (medsos) usai pengendara mobil merekam aksi bajing lompat di akun Instagram, @jakarta_zone, Jumat (11/6/2021).

"Bajing loncat beraksi di Jl. Yos Sudarso Jakarta Utara, pelaku mengambil satu box telur," tulisnya.

Dalam video yang beredar, terlihat pelaku yang menggunakan jaket hoddie mengambil satu box telur dari mobil bak terbuka yang melintas di sekitaran Plumpang, Koja, Jakarta Utara.

Baca juga: Imbau Warga Laporkan Premanisme, Kapolri: Hubungi Hotline 110

Sambil berjalan cepat, ia pun langsung mencuri telur di mobil bak nopol B 9450 PAD yang melintas. Beberapa butir telur terlihat pecah dan berantakan di jalan.

Usai mengambil satu box, pelaku langsung kabur dan menjauhi jalanan. Peristiwa ini selain merugikan pengendara mobil pembawa truk juga membahayakan pelaku, ancaman tertabrak bisa terjadi sewaktu waktu.

Baca juga: Instruksikan Berantas Premanisme, Kapolri: Segera Bersihkan Tangkap dan Tuntaskan!

Di lokasi, terlihat dua petugas Dishub yang saat itu sedang berjaga. Namun hingga video selesai petugas itu hanya diam dan tak bertindak seperti mengejar dan hanya menyaksikan pelaku yang kabur membawa satu box telur.

Video yang telah ditonton 35 ribu pengguna Instagram itu sempat membuat warganet kesal. Mereka meminta aparat segera menangkap pelaku. "Klo ga ketangkep kbgetan," kata @robbyromdany23.

Sementara itu, Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP Nasriadi yang dikonfirmasi terpisah mengatakan pihaknya tengah mendalami kejadian itu. "Masih kami kejar," tegas Nasriadi.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini