Kawal Dialog dengan Bima Arya, Ratusan Pendukung Habib Rizieq Sambangi DPRD Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Jum'at 11 Juni 2021 18:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 11 338 2423808 kawal-dialog-dengan-bima-arya-ratusan-pendukung-habib-rizieq-sambangi-dprd-bogor-qF0zdo4cn8.jpg Ilustrasi: Okezone

BOGOR - Massa simpatisan mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS), mendatangi Gedung DPRD Kota Bogor, di Jalan Pemuda Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (11/6/2021).

(Baca juga: Bima Arya Temui Massa Habib Rizieq Usai Sholat Jumat, Bahas Apa?)

Kedatangan mereka untuk mengawal dialog antara Wali Kota Bogor Bima Arya dengan perwakilan simpatisan HRS. Mereka juga membawa atribut berupa spanduk dan poster yang berisikan tulisan aspirasi yang disampaikan.

(Baca juga: Curhat saat Soekarno Dilengserkan, Megawati: Saya Tak Sekolah dan Hidup Seperti Rakyat Biasa)

Untuk mengantisipasi kemacetan dan hal lainnya, petugas gabungan TNI-Polri berjaga di pintu masuk dan di pintu gerbang gedung DPRD. Sejumlah petugas juga mengatur lalu lintas di jalan raya.

Wali Kota Bogor Bima Arya menyatakan, dirinya bersama Forkopimda Kota Bogor siap berdialog dengan perwakilan simpatisan HRS dalam jumlah terbatas, yakni maksimal 10 orang, untuk menjaga protokol kesehatan.

Menurut Bima, pada saat aksi demo simpatisan HRS yang menamakan diri Forum Masyarakat Peduli Keadilan (FMPK) di Balai Kota Bogor. Habib Mahdi menghubunginya melalui telepon seluler untuk berdialog. Pembicaraan pada telepon selulernya tersebut disanggupi Bima Arya untuk berdialog pada Jumat hari ini sekitar pukul 13.00 WIB.

"Kapolresta Bogor Kota dan Forkopimda Kota Bogor tadi malam telah berkoordinasi dengan Habib Mahdi Assegaf, mengenai persiapan dialog dengan perwakilan massa, maksimal 10 orang, di Gedung DPRD Kota Bogor, untuk menghindari kemacetan arus lalu lintas di tengah Kota," ujarnya.

Bima juga belum tahu apa yang akan disampaikan oleh massa pendukung HRS. Sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor bersama forkopimda, hanya akan mendengarkan aspirasi yang disampaikan. "Kami akan mendengarkan dan menampung, Kami belum tahu apa yang akan disampaikan," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini