BNPB: Puluhan Warga Mengungsi Akibat Banjir dan Tanah Longsor di Tangerang Selatan

Binti Mufarida, Sindonews · Sabtu 12 Juni 2021 10:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 12 338 2424048 bnpb-puluhan-warga-mengungsi-akibat-banjir-dan-tanah-longsor-di-tangerang-selatan-7TS2paZRsx.jpg Warag mengungsi saat banjir melanda Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, 11 Juni 2021. (Foto: BPBD Kota Tangerang Selatan)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa hingga Juni, masih terjadi bencana hidrometeorologi di wilayah Indonesia. Banjir dan tanah longsor dilaporkan melanda kecamatan di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, pada Jumat (11/6/2021).

BNPB mengungkapkan hujan dengan intensitas tinggi memicu tanah longsor dan banjir di wilayah kota Tangerang.

BACA JUGA: Longsor di Ciputat Timpa 3 Rumah Warga

“Banjir diawali dengan tersumbatnya Sungai Ciputat karena longsoran dari tebing sungai. Luapan air sungai terjadi sekitar pukul 18.45 WIB. Saat peristiwa ini terjadi, 3 rumah warga mengalami kerusakan, sedangkan ketinggian muka air terpantau sekitar 60-80 cm,” dari laman resminya, Sabtu (12/6/2021).

Sementara itu, BNPB mencatat ada dua kecamatan terdampak yaitu di Kecamatan Ciputat (Kelurahan Cipayung dan Pisangan) dan Kecamatan Pamulang (Kelurahan Pondok Cabe Ilir).

Kejadian tersebut berdampak pada 4.000 jiwa, sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan mencatat 90 warga sempat mengungsi. Di samping adanya pengungsian, dua warga mengalami luka-luka. BPBD menginformasikan kedua warga telah dirawat di Rumah Sakit Asih, Ciputat.

BACA JUGA: Longsor Timbun Sungai di Ciputat, Sejumlah Permukiman Warga Terendam

BNPB melaporkan pada Sabtu, pukul 06.00 WIB, cuaca di kota Tangerang terpantau cerah. Namun, genangan masih terpantau sekitar 50 cm di beberapa titik. BPBD melaporkan tinggi genangan air disebabkan Sungai Ciputat masih tersumbat akibat material longsor. Pemerintah daerah telah menurunkan alat berat untuk memindahkan material longsor.

“Warga kelompok rentan masih mengungsi, sedangkan warga lain telah kembali ke rumah masing-masing,” ungkap BNPB.

Saat ini, upaya penanganan darurat telah dilakukan berbagai instansi di tingkat pemerintah daerah. BPBD Kota Tangerang Selatan melakukan kaji cepat dan mengevakuasi korban terdampak. Selain itu, BPBD juga mendistribusikan bantuan berupa logistik dan alat-alat kebersihan kepada warga terdampak.

Kegiatan hari ini difokuskan pada pembersihan material longsor yang menutup sungai serta pembersihan rumah warga dan lingkungan yang terdampak banjir maupun longsor.

Longsor Kabupaten Bogor, Dua Rumah Rusak Sedang

Sebelumnya, longsor juga terjadi di wilayah Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Kejadian tersebut dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi dan tidak ada resapan air. Longsor berlangsung pada Kamis (10/6/2021), pukul 19.30 WIB.

BPBD Kabupaten Bogor mengidentifikasi lokasi terdampak di Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan. Sebanyak dua rumah rusak sedang dan 4 rumah lainnya terancam. Sedangkan sejumlah warga terdampak.

BPBD telah berkoordinasi dengan pihak desa maupun kecamatan terkait peristiwa tersebut. Pendataan dampak dan kebutuhan dilakukan oleh BPBD yang dibantu dengan warga setempat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini