Jatuh Sakit, Polisi Tangguhkan Penahanan Ustadz Gondrong si Dukun Pengganda Uang

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Minggu 13 Juni 2021 01:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 13 338 2424279 jatuh-sakit-polisi-tangguhkan-penahanan-ustadz-gondrong-si-dukun-pengganda-uang-kWF4ZXQaLc.jpg Herman alias Ustadz Gondrong (Foto: Ist)

JAKARTA - Polisi menangguhkan penahanan Herman (42) alias Ustadz Gondrong pelaku penggandaan uang di Bekasi. Penangguhan itu dilakukan atas dasar kemanusiaan karena Herman mengalami sakit.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Andi Odang membenarkan bahwa kepolisian melakukan penangguhan penahanan terhadap Herman (42) alias Ustadz Gondrong.

"Jadi itu ditangguhkan, karena dia sakit sekarang udah dibawa ke rumah sakit tuh di rontgen. Terus yang bersangkutan ini ada penyakit dalam, selama di dalam (sel) kan dia batuk-batuk," kata Andi saat dikonfirmasi, Sabtu (12/6/2021).

Baca Juga:  Kasus Penggandaan Uang, Keluarga Ustadz Gondrong Dapat Ancaman

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, lanjut dia, Herman menderita infeksi paru-paru. Oleh karena itu, petugas khawatir penyakitnya dapat menular ke tahanan lain.

"Kita proaktif saja, kita bawa ternyata yang bersangkutan ada infeksi paru kalau tidak salah, tapi dia dirujuk ke ahli paru. Kalau itu dikhawatirkan kondisinya enggak baik kan bisa nular ke yang lainnya, maka itulah pertimbangan kita untuk melakukan penangguhan penanganan," ujarnya.

Kendati dilakukan penangguhan penahanan, pihaknya memastikan, kasus yang menjerat Herman terus bergulir. Herman dijadikan tersangka atas kasus persetubuhan di bawah umur, kini juga harus menghadapi meja hijau dengan dugaan pelanggaran Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan.

"Jadi dia ada dua kasus, yang di Polsek Babelan itu pasalnya dua, 372 sama 378. Kalau di polres cuma satu, kasus persetubuhan di bawah umur," ungkapnya.

Sebelumnya, netizen dihebohkan dengan video viral yang memperlihatkan aksi Herman saat menggandakan uang menggunakan media jenglot.

Baca Juga:  Ngaku Dukun Pengganda Uang, 2 Pria Ditangkap Polisi

Ia kemudian diamankan polisi. Awalnya, masyarakat mengira Herman diamankan lantaran aksinya dinilai meresahkan.

Namun saat kepolisian merilis kasusnya pada Selasa 23 Maret 2021 lalu, Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan menjelaskan bahwa Herman dipolisikan oleh mertuanya dengan laporan polisi nomor LP/362/291-SPKT/K/III/2021/SPKT/Resta Bekasi, tanggal 22 Maret 202, dengan tuduhan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak.

Kini, selain pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak, Herman juga harus menjalani persidangan atas kasus penggelapan dan penipuan akibat aksinya saat berpura-pura bisa menggandakan uang.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini