Kasus Covid-19 Melonjak, Anies Siapkan Rusun Nagrak di Cilincing

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Senin 14 Juni 2021 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 14 338 2424848 kasus-covid-19-melonjak-anies-siapkan-rusun-nagrak-di-cilincing-uVsS1Azh7T.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto : MNC Portal Indonesia/Refi Sandi)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, tetap fokus memanfaatkan fasilitas di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Jakarta Pusat, menyikapi melonjaknya kasus positif virus corona belakangan ini. Namun, jika mendesak dan membutuhkan tambahan fasilitas, pihaknya menyiapkan Rumah Susun (Rusun) Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara, untuk menampung pasien Covid-19.

"Saat ini kita masih gunakan fasilitas dari Wisma Atlet. Kita akan konsentrasikan disitu," ujar Anies saat jumpa pers di PMI DKI Jakarta, Senin (14/6/2021).

"Apabila nanti dibutuhkan penambahan kita sudah menyiapkan Rusun Nagrak untuk bisa digunakan disana ada 2.500 tempat tidur yang bisa digunakan. Jadi, kita bergerak secara bertahap saat ini konsentrasi masih di Wisma Atlet," tuturnya.

Anies mengklaim, Rusun Nagrak sudah siap untuk dihuni apabila dibutuhkan untuk tambahan tempat isolasi.

"Bisa dicek ke sana. Tapi, nanti jam 4 sore ini saya akan rapat dengan kepala BNPB," katanya.

Lebih lanjut Anies menceritakan, dirinya pernah terkena Covid-19. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menyadari saat ini masih dalam situasi pandemi sehingga jangan abai terhadap prokes.

"Saya pernah merasakan terkena Covid sama sekali tidak nyaman dan apalagi kalau kondisinya sampai berat. Jadi, saya mengajak kepada seluruh masyarakat sadari bahwa kita masih dalam kondisi pandemi. Artinya tinggalah di rumah kecuali untuk kebutuhan yang urgent yang mendasar, selebihnya tinggal di rumah," ucapnya.

Baca Juga : Soal Penanganan Covid-19, Gubernur Anies Akan Rapat Koordinasi Bersama Menko Perekonomian

Kemudian, Anies mengimbau para pelaku usaha, para pelaku ekonomi, sosial, budaya, agama untuk memastikan protokol kesehatan (prokes) ditaati.

"Itu adalah bagian dari sikap bertanggung jawab bahwa kita ingin melindungi diri kita sendiri, melindungi lingkungan, melindungi keluarga kita," tuturnya.

Baca Juga : Segenting Apa Covid-19 di DKI Jakarta? Ini Datanya

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini