11 Siswa Boarding School di Bogor Terpapar Covid-19

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Rabu 16 Juni 2021 17:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 16 338 2426257 11-siswa-boarding-school-di-bogor-terpapar-covid-19-EuuiKm2VbK.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

BOGOR - Sebanyak 11 siswa dan dari salah satu boarding school di Kota Bogor terpapar Covid-19. Seluruh siswa positif berasal dari luar Kota Bogor dan sudah dibawa keluarganya masing-masing.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan penularan covid-19 di boarding school itu berawal ditemukannya 2 siswa yang positif saat menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).

"Mereka sudah ada pembelajaran tatap muka dua minggu setelah Lebaran. Sebenarnya mereka sudah membawa swab antigen negatif pada saat pembelajaran kemudian diketahui ada dua yang positif," kata Retno, Rabu (16/6/2021).

Dari situ, dilakukan tracing dan testing terhadap seluruh siswa, guru dan lainnya. Sementara ini, tercatat 11 siswa dan 1 office girl positif covid-19.

"Satgas, Puskesmas dan Dinkes melakukan swab PCR untuk yang masih ada (di sekolah) karena yang lain sudah dipulangkan. Hasilnya ada 1 yang positif bukan dari siswa tapi office girl. Jadi total siswa ada 11 tapi luar kota semua dan posisi mereka sudah ada di orangtua masing-masing," jelas Retno.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto meminta semua kegiatan belajar, PTM, dan simulasi PTM seluruh lembaga pendidikan dihentikan untuk sementara. Termasuk di boarding school.

"Sekarang kita minta agar dihentikan dulu semua kegiatan belajar tatap muka. Karena ini sangat krusial. Jadi poinnya lembaga pendidikan. Semua. Termasuk boarding school terutama," ucap Bima.

Baca Juga : Alasan Ridwan Kamil Larang Wisatawan ke Bandung Raya

Kemudian, Bima juga meminta agar lembaga pendidikan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Bogor terlebij jika banyak peserta didik luar kota.

"Dan apabila ada persoalan di lembaga pendidikan silakan koordinasi dengan Satgas. Nanti pasti akan ada jalan keluarnya. Kami minta simulasi tatap muka dan sebagainya dihentikan dulu," tutupnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini