Dramatis! Satgas Evakuasi Pasutri Penderita Covid -19 yang Terjebak Banjir Bekasi

Rahmat Hidayat, iNews · Rabu 16 Juni 2021 19:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 16 338 2426291 dramatis-satgas-evakuasi-pasutri-penderita-covid-19-yang-terjebak-banjir-bekasi-YeERROc1Qm.jpg ilustrasi: Okezone

BEKASI - Dua warga yang terjebak banjir di Perumahan Pondok Hijau Permai, Kota Bekasi, Jawa Barat diketahui terkonfirmasi positif Covid-19. Keduanya akhirnya dievakuasi Satgas Covid-19 Kelurahan Pengasinan, Rawa Lumbu, Kota Bekasi, pada Rabu (16/6/2021).

(Baca juga: Preman Paling Menakutkan Ini Insyaf dan Jadi Perwira Kopassus)

Pasien yang merupakan pasangan suami istri yang sedang melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Keduanya langsung di bawa petugas Satgas Covid-19 ke rumah sakit karena mengalami gejala sesak nafas. Sementara hingga Rabu sore ini, perumahan Pondok Hijau Permai masih terendam banjir hingga ketinggian 40 cm.

(Baca juga: Viral! Ada Tugu Monas di Dasar Laut Kepulauan Seribu)

Dengan melintasi jalan yang masih terendam banjir, petugas menjemput dua pasien Covid-19 yang terjebak banjir. Keduanya dievakuasi dengan berjalan kaki tanpa menggunakan perahu karet lantaran perahu karet tidak dapat dilintasi, karena banjir berangsur-angsur mulai surut.

Ketua RT setempat, Andika Tama menjelaskan, warganya yang merupakan pasangan suami istri sejak Sabtu lalu dinyatakan positif Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri di rumah.

“ Namun karena mengeluhkan sesak nafas dan rumahnya terendam banjir, sehingga pasien dirujuk ke Rumah Sakit tipe D, Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi,”ujarnya.

Saat ini kata dia, hanya dua orang warga di perumahan Pondok Hijau Permai yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Perumahan Pondok Hijau Permai menjadi salah satu perumahan langganan yang kerap terendam banjir di Kota Bekasi. Persoalan utama banjir yang melanda perumahan tersebut disebabkan buruknya drainase yang berada hilir di wilayah Kelurahan Jatimulya Kabupaten Bekasi yang melewati bawah tol Jakarta Cikampek mengecil.

Namun sikap tegas pemerintah Kota Bekasi tak kunjung terealisasi. Bahkan antara pemerintah Kota Bekasi dan pemerintah Kabupaten Bekasi seperti lempar tangan mengenai permasalahan ini.

(fmi)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini