Kapolri Setuju Jalur Sepeda Dibongkar, Ini Reaksi Wagub DKI Jakarta

Dominique Hilvy Febiani, MNC Media · Kamis 17 Juni 2021 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 338 2426419 kapolri-setuju-jalur-sepeda-dibongkar-ini-reaksi-wagub-dki-jakarta-T0SPmL0Fcb.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo setuju jalur sepeda permanen di ruas Jalan Sudirman-Jalan Thamrin dibongkar setelah mendapat usulan dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan Rp28 miliar untuk membuat jalur sepeda permanen sepanjang 11,2 kilometer tersebut. "Kami setuju masalah yang permanen itu dibongkar saja," kata Listyo dalam Raker di Komisi III DPR, Jakarta, Rabu 16 Juni 2021.

Listyo menyatakan bahwa Polri masih terus mencari formula yang cocok untuk menggantikan jalur sepeda tersebut sehingga akan melakukan studi banding ke negara luar dalam waktu dekat guna mempelajari soal aturan sepeda mulai dari transportasi maupun olahraga.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan bahwa pembongkaran jalur sepeda di Sudirman-Thamrin masih dalam kajian.

"Semuanya masih dalam proses uji coba pengkajiannya, Pak Gubernur sampai hari ini belum mengeluarkan keputusan," kata Riza di Balai Kota.

Baca juga: Polemik Jalur Sepeda Permanen, DPR: Jangan Sampai Harley Minta Jalur Khusus

Ia mengatakan bahwa pihaknya siap menerima saran, rekomendasi, maupun kritik soal jalur sepeda tersebut. "Tentu keputusan yang akan diambil akan dimasukkan semua pihak termasuk masukan dari Kak Kapolri," ujarnya.

Baca juga: Anies Targetkan Jakarta Punya Jalur Khusus Sepeda Sepanjang 500 Kilometer

Ia menegaskan bahwa saat ini keputusan mengenai jalur sepeda permanen di Sudirman-Thamrin masih dalam proses pengkajian. "Jadi sekali lagi semua masih proses pembahasan, konsep, evaluasi, uji coba dan lain-lain," jelas politisi Gerindra itu.

Menurut dia, Pemprov DKI Jakarta memiliki prinsip akan memberikan pelayanan terbaik bagi semua pihak.

"Bagi pesepeda road bike, non-road bike, pejalan kaki, pengguna sepeda motor, pengguna kendaraan pribadi apalagi pengguna kendaraan umum, transportasi umum kita akan memberikan pelayanan terbaik kebijakan yang di ambil regulasi peraturan dan lain lain pasti mengacu untuk untuk memberikan masyarakat yang lebih luas lagi," tukasnya.

(fkh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini