Langgar Jam Operasional, 3 Kafe di Bogor Didenda hingga Rp10 Juta

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Jum'at 18 Juni 2021 10:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 18 338 2427121 langgar-jam-operasional-3-kafe-di-bogor-didenda-hingga-rp10-juta-XLgfJ5TmAc.jpg Wali Kota Bogor Bima Arya sidak ke kafe-kafe (Foto : Humas Pemkot Bogor)

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama aparat gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan lainnya menggelar patroli ketaatan jam operasional bagi tempat usaha. Hasilnya, dapati tiga kafe yang masih nekat beroperasional di atas pukul 21.00 WIB.

Ketiga tempat tersebut yakni See Look Red (SLR) di Jalan Raya Tajur, Zentrum di Jalan Raya Pajajaran dan True Colours di Jalan Bina Marga. Petugas langsung memberikan sanksi denda Rp5-10 juta.

"Tepat jam 21.00 WIB kami berkeliling untuk melakukan patroli memastikan ketaatan terhadap jam operasional. Didapati setidaknya tiga pengelola cafe atau tempat hiburan yang masih beroperasi di atas jam 9 malam. Langsung kami lakukan tindakan sanksi administratif berupa denda. Dendanya sesuai dengan ketentuan antara Rp5-10 juta tadi," kata Wali Kota Bogor Bima Arya, Kamis (17/6/2021) malam.

Meski masih ada pelanggaran, tambah Bima, sebagian besar pengelola tempat usaha sudah mulai mematuhi aturan terkait jam operasional.

"Mungkin ada efek dari imbauan saya, Pak Kapolresta, Pak Dandim tadi sore. Ini adalah pesan untuk seluruh warga Bogor agar betul-betul membatasi kegiatan terutama berkumpul, berkerumun. Kami mengimbau kepada pengelola kafe, restoran agar mematuhi jam operasional. Kita akan berpatroli terus," tambahnya.

Baca Juga : Terapkan PPKM Mikro, 23 Ruas Jalan di Bandung Ditutup Pukul 18.00 hingga 05.00 WIB

Pengetatan ini, terpaksa harus diambil Satgas Covid-19 Kota Bogor karena terjadi tren peningkatan kasus Covid-19 di Kota Bogor, bahkan di Indonesia.

"Lonjakan kasus hari ini mencapai 204 masih kita dalami tracing-nya. Tapi sebagian besar itu laporan dari wilayah. Jadi memang indikasi kenaikan secara cepat itu ada. Tingkat keterisian tempat tidur juga naik tajam. Minggu lalu masih di bawah 20 persen, hari ini sudah 60 persen. Ini peringatan bagi semua agar mematuhi protokol kesehatan," kata Bima.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo menyatakan ada beberapa hal yang akan diperkuat untuk menanggulangi lonjakan Covid-19.

"Secara mikro kita perkuat posko RT/RW. Secara makro kita akan melaksanakan ganjil genap, termasuk insidentil bisa kita melakukan pengalihan pintu tol menuju Kota Bogor," ucap Susatyo.

Kemudian, patroli malam akan kembali diperkuat dan diintensifkan untuk memonitor tempat-tempat kerumunan baik di kafe, restoran dan lainnya. Jika ditemukan, petugas akan membubarkan.

"Jangan sampai nanti cafe restoran ditutup ternyata masih banyak warga yang berkumpul nongkrong di pinggir-pinggir jalan dan lain sebagainya, ini kita lakukan pembubaran," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini