Begini Potret Petugas Jemput Limbah Medis Pasien Covid-19 di Ragunan

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Jum'at 18 Juni 2021 10:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 18 338 2427126 begini-potret-petugas-jemput-limbah-medis-pasien-covid-19-di-ragunan-TdB8HNoU5C.jpg Foto: istimewa

JAKARTA - Graha Wisata Ragunan, Jakarta Selatan, dijadikan salah satu lokasi isolasi mandiri (isoman) pasien Covid-19 dengan kategori orang tanpa gejala (OTG). Namun, tidak boleh dilupakan peran petugas dalam menjemput limbah medis pasien di tempat-tempat isolasi.

Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta menyebut bahwa limbah medis merupakan hasil buangan dari suatu aktifitas medis. Sehingga, harus sesegera mungkin diolah lantaran masuk dalam katagori limbah berbahaya.

"Limbah medis termasuk Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)," tulis akun Instagram @dinaslhdki, Jumat (18/6/2021).

Kemudian, untuk tempat penyimpanan limbah medis harus disertai dengan penutup. Selain itu, limbah tersebut harus dipisahkan dengan limbah non medis.

"Tempat penyimpanan limbah medis harus dengan penutup, menjaga areal penyimpanan agar tidak tercampur dengan limbah non medis, membatasi lokasi dan pemilihan tempat yang tepat," terangnya.

Baca juga: Ruang Isolasi Covid-19 di Ragunan Sisa 5 Kamar

Dinas LH DKI secara berkala melakukan penanganan serta penjemputan limbah medis di tempat-tempat yang menjadi rujukan pasien Covid-19 yang ada di Ibu Kota.

"Setiap melakukan penjemputan limbah medis, para petugas harus menggunakan pakaian khusus, seperti yang terlihat pada pengambilan limbah medis dari tempat isolasi OTG di Graha Wisata Ragunan, Jakarta Selatan," tandasnya.

Baca juga: Plt Walkot Jaksel Pantau Kesiapan Graha Wisata Ragunan Jadi Tempat Isolasi Covid-19

(fkh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini