Viral ODGJ Lakukan Pelecehan Seksual ke Ibu Rumah Tangga

Ari Sandita Murti, Sindonews · Jum'at 18 Juni 2021 11:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 18 338 2427156 viral-odgj-lakukan-pelecehan-seksual-ke-ibu-rumah-tangga-oAGmvO94NQ.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Seorang pria bernama Sigit (38) diamankan warga karena melakukan pelecehan seksual terhadap ibu rumah tangga berusia 55 tahun di kawasan Manggarai Selatan, Tebet, Jakarta Selatan.

Aksi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) itu juga viral di media sosial (medsos).

Peristiwa berawal saat pelaku mendatangi rumah korban dengan mengaku sebagai sales sabun cair. Pelaku menawarkan produk yang dibawanya kepada anak korban berinisial F (21), tapi F menolak tawaran korban.

"Dia nawarin, saya bilang enggak. Terus bapak-bapak (pelaku) itu mau masuk ke rumah saya. Saya langsung ketakutan. Saya gebrak tutup pintu, saya kunci. Akhirnya bapak-bapak itu pergi," ujarnya saat ditemui di kediamannya, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: Chiko Si Kucing Tendi, Gemar Naik Motor dan Pakai Kacamata

Tak lama, F teringat ibunya yang berada di kamar mandi, yang mana lokasinya tak jauh dari rumah. F pun segera menuju kamar mandi untuk mengecek kondisi sang ibu, apalagi ibunya itu berteriak-teriak memanggilnya dan saat itulah dia baru tahu kalau pelaku baru saja melakukan pelecehan pada ibunya.

Menurut F, penglihatan dan pendengaran ibunya memang kurang baik sehingga tidak mengetahui saat pelaku masuk ke kamar mandi. Selain itu, kamar mandi yang ada tidak dilengkapi pintu, F pun sempat mengejar Sigit hingga akhirnya pelaku tertangkap oleh warga dan dibawa ke kantor RW.

"Dari kantor RW langsung dibawa ke Polsek Tebet," tutur F.

Baca juga: Viral! ODGJ Ibadah di Trotoar, Netizen: Orang Waras tapi Tak Sholat Itu yang Gila

Kanit Reskrim Polsek Tebet, Iptu Agus Herwahyu Adi menambahkan, pelaku sempat diperiksa lebih lanjut oleh polisi dan ternyata Sigit mengalami gangguan jiwa. Apalagi, keluarga pelaku pun mendatangi Polsek Tebet dan menjelaskan kalau Sigit memang mengalami gangguan jiwa pasca ibunya sakit.

"Pelaku kelainan jiwa, kakaknya bilang gara-gara ibunya sakit. Dia (korban) juga tidak mau bikin LP, kita bikin surat pernyataan untuk kasusnya tidak dilanjut, tadi malem dateng keluarganya," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini