Ruang Perawatan Covid Penuh, Bekasi Fungsikan RSD Stadion Patriot Candrabhaga

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Minggu 20 Juni 2021 01:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 19 338 2427878 ruang-perawatan-covid-penuh-bekasi-fungsikan-rsd-stadion-patriot-candrabhaga-1PO9INDZaN.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi kembali mengoperasikan rumah sakit darurat Stadion Patriot Candrabhaga di Jalan Ahmad Yani, Kecamata Bekasi Selatan, Kota Bekasi. RSD ini untuk mengcover warga yang terpapar Covid-19 dan untuk menjawab penuhnya ruang perawatan dan ICU khusus Covid-19 di Bekasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati menjelaskan RSD Stadion PCB difungsikan kembali sejak Selasa (15/6) lalu, setelah keterisian ruang perawatan di rumah sakit semakin mengkhawatirkan.

”Karena kondisi lonjakan di Kota Bekasi sangat tinggi, jadi RSD Stadion Patriot kembal dioperasikan,” katanya.

Baca juga:  KAI Commuter Bakal Test Antigen Acak Penumpang KRL Pekan Depan

Terdapat dua zona tempat isolasi yang disediakan. Saat ini yang sudah dioperasikan adalah tempat isolasi yang terletak di Gate 13 dengan kapasitas 52 tempat tidur dengan keterisian saat ini adalah 38 pasien. Sambil melihat perkembangan peningkatan kasus, pihaknya bersiap untuk menambah kapasitas dengan memfungsikan ruangan di zona lain.

”Kami juga siapkan di Gate 17 dengan kapasitas 50 tempat tidur, dan total tempat tidur di RSD ini sebanyak 117 tempat tidur” ujarnya.

Baca juga:  Tower 8 RSDC Wisma Atlet Pademangan Rawat 1.122 Pasien OTG, Nyaris Overload!

Meski demikian, masyarakat yang dirawat di RSD Stadion PCB hanya diperuntukkan bagi pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG). Selain itu, RSUD Tipe D di Bekasi Utara juga turut difungsikan.

Tanti menjelaskan, RSD Stadion Patriot Chandrabaga didirikan guna mencegah penyebaran kasus Covid-19 pada klaster keluarga. Pasien-pasien yang tempat tinggalnya dinilai tak representatif untuk melakukan isolasi mandiri diperkenankan dirawat di sana dengan rujukan puskesmas tempat warga tinggal.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan grafik kasus Covid-19 melonjak cepat di Kota Bekasi, hingga menunjukkan garis kenaikan yang nyaris vertikal dan sangat mengkhawatirkan.

”Angkanya bukan lagi meningkat, tapi angkanya melonjak vertikal, bukan 45 persen, 15 persen, tapi hampir 90 persen,” katanya.

Berdasarkan laman resmi, corona.bekasikota.go.id, pada Sabtu (19/6), total kasus terkonfirmasi mencapai 47.723 kasus.Rinciannya, jumlah kasus aktif sebanyak 2.197 orang, jumlah warga yang dinyatakan sembuh sebanyak 44.918 orang dan total kematian yakni sebanyak 608 jiwa.

”Saya minta masyarakat terapkan protokol Kesehatan dengan ketat,” tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini