Vaksin di Stadion Patriot, 4 Warga Bekasi Reaktif Covid-19

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Minggu 20 Juni 2021 00:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 20 338 2427898 vaksin-di-stadion-patriot-4-warga-bekasi-reaktif-covid-19-3zGx9L9HX3.jpg Vaksin warga di Stadion Patriot Chandrabaga (foto: ist)

BEKASI - Sebanyak empat warga Kota Bekasi dinyatakan reaktif Covid-19 sebelum mengikuti vaksinasi massal yang di gelar Pemerintah Kota Bekasi, di Stadion Patriot Chandrabaga di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Sabtu (19/6). Alhasil, ke empat warga tersebut gagal mengikuti vaksinasi masal yang disediakan pemerintah tersebut.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Vevie Herawati mengatakan, sebelum disuntik vaksin para warga di-screening dan menjalani tes usap antigen terlebih dulu. Dari hasil tes itu, ada 4 orang calon peserta yang hasil tes antigennya reaktif.

”Calon peserta yang hasil antigennya reaktif ditunda vaksinasinya,” kata Vevie.

Baca juga: Sedang Ngebut Vaksinasi, Anies: Sabtu-Minggu di Rumah Saja

Adapun, jumlah peserta yang menjalankan vaksinasi massal pada Sabtu ini ditargetkan mencapai 4.000 orang. Mereka berasal dari empat kecamatan. Di antaranya Bekasi Utara, Bekasi Selatan, Bekasi Barat dan Medan Satria. Proses vaksinasi sudah dimulai sejak pukul 06.00 WIB hingga pukul 07.30 WIB dengan jumlah vaksinator itu sekitar 260 orang dan pembantunya 130 orang.

Baca juga: Baru 7 Persen, Vaksinasi Covid-19 Indonesia Masih Jauh dari Harapan

Adapun, di setiap line diisi oleh 50 meja berikut 100 tenaga vaksinator. Sedangkan di line yang lain ada 160 vaksinator dengan 60 meja tersedia. Dengan jumlah 250 vaksinator lebih itu, ternyata mampu mengurai antrean.

”Vaksinasi tidak lebih dari setengah menit, mungkin seperempat menit selesai, dan vaksinasi ini berjalan lancer,” tegasnya.

Untuk itu, dia mengimbau agar masyarakat Bekasi yang berada di 12 Kecamatan agar terus mematuhi protokol kesehatan 5M, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

”Intinya masyarakat untuk tetap mengetatkan protokol Kesehatan, jangan sampai lengah,” tegasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini