100 Penumpang KRL Bakal Jalani Tes Antigen secara Acak

Dominique Hilvy Febiani, MNC Media · Senin 21 Juni 2021 05:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 21 338 2428231 100-penumpang-krl-bakal-jalani-tes-antigen-secara-acak-OswrfGnBJj.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba menyatakan bahwa PT KAI bersama KAI Commuter akan menggelar tes antigen acak selama satu pekan mulai Senin 21 Juni 2021.

Ia mengatakan, bahwa setidaknya akan melakukan tes Antigen acak bagi pengguna KRL sebanyak 100 orang per hari.

"Minimal 100 orang/hari,” kata Anne kepada MNC Portal Indonesia.

Baca juga:  Pengunjung Tempat Wisata di Garut Dibatasi 25%, Siap-Siap Dites Antigen

Ia memaparkan, bahwa KRL merupakan moda transportasi favorit di wilayah Jabodetabek maka dari itu tes antigen acak dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran mutasi Covid-19. Tes antigen acak ini akan diberlakukan di 6 stasiun dengan volume pengguna KRL yang tinggi yaitu Stasiun Bogor, Bekasi, Cikarang, Tangerang, Manggarai, dan Tanah Abang. Pasalnya, peningkatan kasus positif Covid-19 terus meningkat di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Anne mengatakan, secara teknis mengenai tes acak yang akan diberlakukan hari Senin 21 Juni 2021 nanti.

“Tes antigen acak ini dilakukan sebelum pengguna bertransaksi untuk membeli tiket ataupun tap masuk di gate elektronik stasiun. Bagi para pengguna yang hasilnya negatif akan dipersilakan melanjutkan perjalanan dengan KRL. Sementara para pengguna yang hasilnya positif tidak diizinkan naik KRL dan datanya dilaporkan ke satgas Covid-19 setempat,” kata Anne.

Baca juga:  Gubernur Anies, Kapolda, dan Pangdam Dijadwalkan Kunjungi Lokasi Test Covid-19 di Tol Japek

Memasuki pekan ketiga Juni, hingga 18 Juni 2021 KAI Commuter mencatat ada 7.943.859 orang atau 441.326 orang per hari yang memanfaatkan layanan KRL. Angka ini bertambah 18,5% dibanding jumlah pengguna hingga minggu ketiga Mei lalu yang mencapai 6.467.395 orang atau 359.300 orang per hari.

Ia mengimbau para penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik agar terhindar dari potensi penumpukan penumpang di stasiun maupun di dalam kereta. Layanan KRL Jabodetabek tetap beroperasi dengan 994 perjalanan KRL per hari mulai pukul 04.00-22.00 WIB.

Anne menyatakan, bahwa pihaknya selalu melakukan pengawasan protokol kesehatan kepada seluruh penumpangnya.

“KAI Commuter telah menerapkan protokol kesehatan sejak awal pandemi Covid-19 seperti wajib memakai masker, menjaga jarak dengan melakukan penyekatan saat kondisi padat, pemeriksaan suhu tubuh, dan mencuci tangan,” kata Anne.

Ia juga memastikan bahwa seluruh jajarannya telah melakukan vaksinasi demi keamanan dan keselamatan.

“Para pegawai dan petugas di garda terdepan layanan KAI Commuter secara bertahap juga telah mendapatkan vaksinasi dari pemerintah. Yang terbaru, pada Kamis dan Jumat (17-18/6) lalu pemerintah mengadakan vaksinasi di Stasiun Bogor dengan sasaran utama para pengguna aktif KRL,” kata Anne.

Ia mengapresiasi Pemerintah Kota Bogor yang telah menggelar vaksinasi guna menunjang para pengguna transportasi publik yang mobilitasnya tinggi setiap harinya.

“KAI Commuter mengucapkan terima kasih kepada dinas kesehatan Pemerintah Kota Bogor yang telah menggelar vaksinasi ini, dan berharap pemerintah daerah di wilayah-wilayah lain dapat mengambil langkah serupa. Hal ini penting untuk mendorong vaksinasi bagi mereka yang mobilitas dan interaksinya tinggi dan aktif bekerja serta menggunakan transportasi publik,” ujar Anne.

Anne mengajak para pengguna untuk mematuhi dan senantiasa mengikuti protokol kesehatan yang berlaku di stasiun serta di dalam KRL.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini