Oknum Polisi Maluku Utara Diduga Perkosa ABG di Mapolsek

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 23 Juni 2021 13:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 23 338 2429632 oknum-polisi-maluku-utara-diduga-perkosa-abg-di-mapolsek-FfvI2fmzjO.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Seorang oknum polisi Briptu II, diduga memperkosa remaja wanita berusia 16 tahun di Polsek Jailolo Selatan, Halmahera Barat, Maluku Utara beberapa waktu lalu.

Peristiwa itu awalnya diunggah oleh potongan pemberitaan media massa di akun twitter @toety_ariela kemarin. Dalam postingannya tersebut turut disertakan desakan untuk segera mengesahkan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS).

Baca Juga:  Ditinggal Anak Beli Nasi Uduk, Nenek Tunanetra Diperkosa Sopir Angkot

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono membenarkan peristiwa yang dilakukan oleh oknum di Korps Bhayangkara tersebut. Menurutnya, kasus itu tengah diselidiki lebih lanjut.

"Kasus itu sudah seminggu yang lalu. Propam (bidang Profesi dan Pengamanan) Polda sedang lakukan penyelidikan," kata Argo saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (23/6/2021).

Dalam kronologi yang terpapar di media sosial, dijelaskan bahwa korban tengah berkunjung ke Sidangoli bersama teman-temannya pekan lalu. Mereka pun hendak menginap karena pulang larut sekitar pukul 01.00 WIT.

Tanpa alasan jelas, keduanya dibawa oleh oknum polisi tersebut ke polsek menggunakan mobil patroli. Korban, sempat diperiksa di ruangan yang terpisah.

Dalam perjalanannya, para korban dituduh kabur dari orangtua. Hanya saja, korban menepis tuduhan tersebut dan mengaku telah dapat izin dari masing-masing orangtua.

Baca Juga:  Terapis Diperkosa 3 Pemuda hingga Pingsan, HP dan Uang Miliknya Dibawa Kabur

Selama pemeriksaan, teman korban keluar dari ruangan tersebut. Hanya saja, ruangan kemudian terkunci dengan keadaan korban di dalam bersama dengan Briptu II yang tengah memeriksa.

Beberapa saat kemudian, korban keluar dari ruangan sambil menangis dan mengaku telah diperkosa oleh pelaku. Menurutnya, Briptu II mengancam akan memasukkan korban ke penjara jika tak melayani dirinya.

Korban yang menceritakan pengalaman pilu kepada temannya itu sempat ditegur oleh Briptu II dengan kata-kata kasar. Hingga pagi hari bahkan, mereka tak dapat keluar dari Polsek dan sempat dijebloskan ke sel tahanan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini