Angka Kematian Covid-19 di Kabupaten Tangerang Melonjak

Isty Maulidya, Okezone · Rabu 23 Juni 2021 15:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 23 338 2429751 angka-kematian-covid-19-di-kabupaten-tangerang-melonjak-mbqkQfhrrL.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

TANGERANG - Pasien meninggal dunia akibat Covid-19 di Kabupaten Tangerang diketahui meningkat setelah adanya lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi sejak minggu lalu. Tercatat ada belasan pasien Covid-19 yang dimakamkan di pemakaman khusus Covid-19, TPU Buni Ayu, Sukamulya, Kabupatan Tangerang.

"Selain kasus positifnya yang meningkat, kasus meninggal dunia pun meningkatm Sebelum lebaran kita hanya memakamkan 1 hingga 2 jenazah saja, itu pun tidak setiap hari. Tapi, saat ini melonjak cukup tinggi hingga 16 jenazah per harinya," ujar Kepala Bidang Pemakaman, Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pemakaman (DPPP) Kabupaten Tangerang, Dadan Darmawan, Rabu (23/6/2021).

Tren peningkatan kasus Covid-19 saat ini juga dinilai cukup tinggi, dibandingkan pada saat awal munculnya kasus di tahun 2020 dan awal tahun 2021. Bahkan di awal tahun 2021 kasus kematian Covid-19 masih berkisar di angka 5, namun saat ini sudah mencapai belasan kasus perhari.

Baca juga: Cegah Kerumunan, Satgas Covid-19 Kelurahan Ancol Gelar Patroli di Pemukiman Warga

"Kalau saat tahun 2020 pas awal virus itu muncul, paling banyak kita makamkan 5 jenazah, lalu saat awal-awal tahun 2021, sekitar segitu juga (5 jenazah) tapi saat ini malah meningkat, itu yang membuat kami sedih," ujarnya.

Sementara untuk ketersediaan lahan di TPU Buni Ayu masih cukup luas. Dimana pemerintah menyediakan sekitar 60 hektar khusus korban Covid-19. Namun, dari 1000 petak yang disediakan sudah terisi sebanyak 689 petak dan dengan adanya peningkatan kasus kematian tentu petak yang terisi akan semakin bertambah.

Baca juga: Ruang Isolasi Penuh, Pasien Covid-19 Antre di Lorong IGD Rumah Sakit

"Kita sediakan 1.000 keterisian 689 jenazah atau lubang. Nantinya kalau sudah penuh, kami akan menambah lagi di lahan yang masih tersedia," ujarnya.

Semetara, untuk Alat Pelindung Diri atau APD bagi para petugas pemakaman pun hingga kini masih tercukupi.

"APD untuk petugas masih tercukupi, dan mudah-mudahan juga angkanya tidak terus naik dan semua bisa menjaga protokol kesehatan dengan disiplin," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini