Permintaan Peti Mati Meningkat di Tengah Peningkatan Kasus Covid-19

Yohannes Tobing, Sindonews · Kamis 24 Juni 2021 02:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 24 338 2430013 permintaan-peti-mati-meningkat-di-tengah-peningkatan-kasus-covid-19-3IhHm380Do.JPG Permintaan peti mati meningkat (Foto: MPI/Yohannes)

JAKARTA - Jumlah kasus Covid-19 semakin mengkhawatirkan di Ibukota Jakarta saat ini. Dengan adanya peningkatan kasus tersebut juga membuat adanya peningkatan permintaan peti mati yang juga ikut melonjak.

Salah seorang perajin peti mati di Duren Sawit, Jakarta Timur Herman mengungkapkan jika dalam beberapa hari terakhir permintaan peti dari berbagai RS rujukan Covid-19 semakin meningkat.

"Dalam satu hari bisa 15-20 pesanan, biasanya kurang dari 10 per hari. Malah waktu itu pernah sampai 40 per hari," katanya Herman saat ditemui pada Rabu (23/6/2021).

Dengan adanya peningkatan permintaan peti mati, Herman mengungkapkan jika dirinya bersa dengan karyawan harus menambah jam kerja untuk memenuhi permintaan.

“Walaupun sudah dari tahun lalu bikin peti mati untuk pasien Covid-19 tapi sekarang kewalahan juga karena banyak pesanan dari RS,” ujarnya.

Adapun untuk pembuatan peti mati khusus jenazah pasien Covid-19 ini, Herman mengatakan bahwa peti mati covid-19 memiliki spesifikasi yang berbeda dengan peti mati umum.

Peti mati Covid-19 dilapisi plastik, aluminum foil, dan dilapisi lem perekat untuk mencegah masuknya udara. Hal ini juga, supaya petugas tidak tertular dari jenazah saat proses pembusukan terjadi.

Lalu bagaimana soal harga? Hermanpun enggan untuk membeberkan harga peti mati yang dibuatnya karena harganya berbeda antara peti mati umum dengan pasien Covid-19.

"Biasanya dari RS itu datang ambil peti pesanan malam hari, datang pakai ambulans. Sekali ambil itu bisa beberapa peti," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini