Beredar Video Kerumunan Massa di Stadion Patriot, Ini Kata Anak Buah Pepen

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Kamis 24 Juni 2021 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 24 338 2430313 beredar-video-kerumunan-massa-di-stadion-patriot-ini-kata-anak-buah-pepen-zMo2Z1GwPa.jpg Foto:Ist

BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi menggelar vaksinasi masal di Stadion Patriot Candrabhaga di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Ribuan orang menghadiri vaksinasi massal tersebut. Petugas gabungan memantau dan menertibkan jika terjadinya kerumunan.

(Baca juga: Penampakan Ribuan Pendukung Habib Rizieq Bertahan di Flyover Pondok Kopi)

Bukan hanya para petugas yang terdiri dari masing-masing kecamatan, namun satuan polisi pamong praja, TNI dan Polri juga turut dikerahkan untuk mengatur dan mengatisipasi kerumunan di area vaksinasi massal terhadap 8.000 warga pada Rabu, 24 Juni 2021.

(Baca juga: Wali Kota Bekasi Diperiksa Terkait Sengketa Tanah, Ini Penjelasan Polda Metro)

Terkait beredar video suasa kerumunan yang ada di dalam area vaksinasi massal pada Rabu 23 Juni 2021 langsung dibantah oleh anak buah Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi alias Pepen.

Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Kota Bekasi, Sajekti Rubiah mengatakan, hal yang terjadi saat itu merupakan peserta vaksinasi massal yang telah dinyatakan sehat dan siap untuk dilakukan vaksinasi oleh vaksinator."Itu para peserta yang sudah di lakukan screening dan telah dinyatakan sehat dan siap dilakukan vaksinasi," katanya.

Menurutnya, warga yang sedang berjalan menuju meja vaksin, memang terlihat seperti berkerumun namun itu sudah diterapkan prokes, pembatasan sebelumnya. Dan petugas juga sudah mengatur tidak semua digabungkan masuk agar terhindar dari kerumunan.

"Dan itu semua mengalir berjalan tidak diam berkerumun hanya saja mungkin dari sudut pengambilan video yang kurang pas," ucapnya. Sajekti membandingkan dengan kapasitas Stadion Patriot Candrabhaga, justru jumlah peserta tidak melebihi batas kapasitas.

"Kapasitas stadion 35.000 ribu dan peserta hanya 8.000. Maka itu sudah sesuai dengan penerapan prokes ketat. Para petugas juga telah mengatur agar tidak terjadinya penumpukan dan antrian baik didalam area vaksin dan pintu masuk peserta vaksin," tegasnya.

Sayekti melanjutkan, sebelum dan sesudah kegiatan vaksinasi massal area Stadion Patriot Candrabhaga juga telah disterilkan dengan penyemprotan disinfektan yang dilakukan oleh petugas."Jadi tidak benar tuduhan berkerumun, justru masyarakat senang dengan adanya vaksinasi masal ini," tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini