Lagi, Rampok Bobol ATM Minimarket di Cikarang, Masuk Lewat Plafon

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Kamis 24 Juni 2021 18:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 24 338 2430444 lagi-rampok-bobol-atm-minimarket-di-cikarang-masuk-lewat-plafon-6a4FH57DR6.jpg Pembobolan dibobol. (Foto: Surjaya)

BEKASI - Mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang ditempatkan di sebuah minimarket yang berada di Jalan Kampung Bedeng, Kelurahan Telaga Asih, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, dibobol maling. Akibatnya, uang ratusan juta raib.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa 24 Juni 2021. Kawanan pencuri masuk dengan memanjat tembok dan membobol atap plafon minimarket. Komplotan itu merusak kamera CCTV.

Baca juga: Maling Bobol Minimarket di Bekasi: Gasak Rp300 Juta dari ATM, Kamera CCTV Dilakban

Karyawan minimarket, Anton mengatakan, aksi itu baru diketahui pada pagi hari. Sebab, dia baru mengetahuinya saat akan membuka toko. Dia terkejut melihat kondisi toko berantakan dan mesin ATM sudah terbongkar. Uang tunai yang ada di mesin ATM tersebut juga hilang.

"Tahunya itu pas pagi mau buka toko, mesin ATM-nya sudah terbongkar, kotak duit yang ada di dalam itu udah enggak ada," katanya.

Anton menduga komplotan pencuri itu masuk memanjat tembok belakang minimarket, lalu menjebol plafon di dalam toko. Sebab, kondisi plafon dan pintu ruang belakang rusak.

Baca juga: Kabur saat Ditangkap, 2 Komplotan Pembobolan ATM Nyebur ke Laut

Anton melaporkan peristiwa itu kepada keamanan lingkungan setempat. Dia tidak mengetahui persis jumlah pelaku dan jam berapa pelaku beraksi. Sebab, kamera CCTV toko dirusak pelaku.

"Kita belum bisa pastiin berapa orang pelakunya, soalnya kamera CCTV juga dirusak" kata dia. Menurut dia, sebelum dibobol maling, ATM tersebut baru saja diisi oleh petugas.

Kepala Kepolisian Sektor Cikarang Barat, AKP Seno membenarkan peristiwa tersebut. Korban juga telah melaporkan kejadian itu ke polisi.

"Iya betul ada kejadian itu, sudah laporan korban kepada kami, kasus ini masih lidik," katanya.

Saat ini pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sejumlah saksi-saksi juga masih diperiksa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini